Asnawi Menelepon Sang Ayah Sebelum Laga Final Piala AFF, Ini Pesan Bahar pada Putranya

Kompas.com - 29/12/2021, 16:03 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com – Sebelum bertanding dalam final piala AFF 2020, pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar menelepon sang ayah, Bahar Muharram, Rabu (29/12/2021) pagi.

Dalam percakapan dengan putranya, Bahar memberikan pesan kepada Asnawi yang akan menghadapi Thailand dalam dua laga pemungkas.

Baca juga: Terungkap, Ini Perkataan Asnawi kepada Pemain Singapura yang Gagal Eksekusi Penalti

Bahar yang merupakan asisten pelatih PSM ini meminta Asnawi lebih semangat berjuang demi kemenangan Indonesia di Piala AFF 2020.

“Tadi pagi Asnawi menelepon, saya minta dia fokus dan mengerahkan semua kekuatannya serta kemampuan yang dimilikinya," kata Bahar, Rabu (29/12/2021).

Dia berpesan bahwa inilah waktunya Timnas Indonesia membuktikan pada dunia.

"Pokoknya hari ini kau harus habiskan semua sampai tuntaskan semua yang kau cita-citakan. Ini waktunya sekarang. Hanya itu motivasi saya ke Asnawi,” ungkap Bahar yang merupakan mantan pemain PSM era tahun 80 hingga 90-an ini.

Baca juga: Ibunda Nadeo: Tunjukkan ke Dunia, Timnas Indonesia Bisa Juara

Bakat terlihat sejak kecil

Asnawi Mangkualam Bahar lahir 4 Oktober 1999 di Makassar.

Dia merupakan anak dari pasangan Bahar Muharram dan Fatmawati Rasak.

Bahar menceritakan, bakat sepak bola yang dimiliki oleh Asnawi mulai terlihat sejak dia duduk di kelas 3 SD. Asnawi juga bercita-cita menjadi pemain bola.

Melihat potensi anaknya, Bahar pun memasukkan Asnawi ke Sekolah Sepak Bola (SSB) yang berada di dekat rumahnya. 

Namun latihan yang pelajari Asnawi kurang bagus di SSB tersebut.

Baca juga: 5 Lagu Sepak Bola untuk Mendukung Perjuangan Timnas Indonesia di Final Piala AFF

Bahar pun berinisiatif membuat sendiri SSB dan melatih anak kandungnya sendiri serta beberapa anak muridnya yang lain.

“Saya bikin sendiri SSB, kemudian saya bina sendiri. Asnawi masuk bersama anak-anak dekat rumah masuk dalam SSB itu. Ternyata banyak peminat dari orang luar masuk ke SBB saya," katanya.

"Tim SSB saya  bersama Asnawi dan rekan-rekannya yang lain pernah mewakili Indonesia ke Madrid bertanding pada tahun 2012,” imbuh Bahar.

Baca juga: Plt Gubernur Sulsel Janji Beri Asnawi dan Irfan Jaya Rumah jika Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020  

 

Asnawi Mangkualam (kiri) beraksi pada laga leg pertama semifinal Piala AFF 2020 yang mempertemukan Singapura vs timnas Indonesia di National Stadium Singapore, Rabu (22/12/2021) malam WIB. Hasil Singapura vs Indonesia imbang 1-1.DOK. PSSI Asnawi Mangkualam (kiri) beraksi pada laga leg pertama semifinal Piala AFF 2020 yang mempertemukan Singapura vs timnas Indonesia di National Stadium Singapore, Rabu (22/12/2021) malam WIB. Hasil Singapura vs Indonesia imbang 1-1.
Pada usia 15 tahun, lanjut Bahar, Asnawi mengikuti seleksi tim nasional di Kota Makassar namun dia tidak lulus.

Tahun berikutnya, Asnawi kembali mengikuti seleksi dan berhasil lulus dalam tim nasional.

“Tidak ada teknik-teknik khusus yang saya ajarkan, karena semua pada dasarnya sama. Cuma semangat, motivasi yang mungkin orang lain tidak dapatkan,” paparnya.

Baca juga: Final Piala AFF 2020, Warga di Kampung Halaman Nadeo Gelar Nonton Bareng

Asnawi Mangkualam yang berada di posisi bek kanan serta gelandang bertahan, sekaligus kapten Timnas Indonesia saat melawan Timnas Singapura ini juga sempat menjadi perbincangan.

Sebab, saat itu Asnawi mendekati pemain Singapura yang gagal mencetak gol lewat tendangan penalti.

Saat itu, Asnawi langsung memegang tangan pemain Singapura sambil mengucapkan 'Thank you' lantaran gagal menjebol gawang Nadeo Argawinata.

Baca juga: Aksi Nadeo Bikin Ramai Grup WA Guru-gurunya di SMAN 8 Kediri: Kami Dukung dan Doakan

Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (25/12/2021) antara Timnas Indonesia melawan Timnas Singapura berakhir dengan skor 4-2.

Empat gol untuk Timnas Indonesia diperoleh melalui gol yang dicetak oleh Ezra Walian, Pratama Arhan, Egy Maulana Vikri, dan gol bunuh diri dari Shawal Anuar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawarkan 5 Perempuan, Muncikari di Makassar Ditangkap

Tawarkan 5 Perempuan, Muncikari di Makassar Ditangkap

Makassar
Hasil DNA 7 Janin dalam Kotak Makanan Identik dengan Sepasang Kekasih Pelaku Aborsi

Hasil DNA 7 Janin dalam Kotak Makanan Identik dengan Sepasang Kekasih Pelaku Aborsi

Makassar
Penemuan Bayi Tanpa Kepala Gegerkan Warga Gowa

Penemuan Bayi Tanpa Kepala Gegerkan Warga Gowa

Makassar
Ayah di Luwu Setubuhi 3 Anak Kandungnya yang Masih di Bawah Umur Selama 4 Tahun

Ayah di Luwu Setubuhi 3 Anak Kandungnya yang Masih di Bawah Umur Selama 4 Tahun

Makassar
TKI Kamboja Pulang ke Parepare, Mengaku Bekerja Jadi Marketing Penipuan Investasi Bodong dan Judi Online

TKI Kamboja Pulang ke Parepare, Mengaku Bekerja Jadi Marketing Penipuan Investasi Bodong dan Judi Online

Makassar
Terancam Banjir Lebih Parah, Ramai-ramai Ketua RT dan RW di Makassar Dukung Jalur Kereta Api Elevated

Terancam Banjir Lebih Parah, Ramai-ramai Ketua RT dan RW di Makassar Dukung Jalur Kereta Api Elevated

Makassar
Kasus Prostitusi Online Anak di Bawah Umur Dibongkar, Tarif Mulai Rp 600.000

Kasus Prostitusi Online Anak di Bawah Umur Dibongkar, Tarif Mulai Rp 600.000

Makassar
Langgar Edaran dari Pemda Toraja Utara dan Tana Toraja, 19 Ekor Kerbau dari Jeneponto Dipulangkan Satgas PMK

Langgar Edaran dari Pemda Toraja Utara dan Tana Toraja, 19 Ekor Kerbau dari Jeneponto Dipulangkan Satgas PMK

Makassar
Polisi Tegaskan Tidak Ada Tersangka Baru Kasus Bocah 12 Tahun Tewas Disiksa di Atas Kapal

Polisi Tegaskan Tidak Ada Tersangka Baru Kasus Bocah 12 Tahun Tewas Disiksa di Atas Kapal

Makassar
Kurir Sabu 11 Kg di Parepare Ditangkap, Diupah Rp 100 Juta

Kurir Sabu 11 Kg di Parepare Ditangkap, Diupah Rp 100 Juta

Makassar
Rekonstruksi Kasus Tewasnya Bocah 12 Tahun di Atas Kapal, Korban Dianiaya Pakai Selang

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Bocah 12 Tahun di Atas Kapal, Korban Dianiaya Pakai Selang

Makassar
Banding Ditolak, AKBP M Resmi Dipecat atas Kasus Budak Seks Anak di Bawah Umur

Banding Ditolak, AKBP M Resmi Dipecat atas Kasus Budak Seks Anak di Bawah Umur

Makassar
Pisah Ranjang dengan Istri, Pria di Sinjai Bacok Mertuanya hingga Tewas

Pisah Ranjang dengan Istri, Pria di Sinjai Bacok Mertuanya hingga Tewas

Makassar
Remaja Melahirkan di WC Umum, Ari-ari Ditemukan di Laut, Sosok Diduga Janin Ada di Tumpukan Sampah

Remaja Melahirkan di WC Umum, Ari-ari Ditemukan di Laut, Sosok Diduga Janin Ada di Tumpukan Sampah

Makassar
Ahli Menilai Konsep Elevated Rel Kereta Api Makassar Lebih Ramah Lingkungan dan Aman bagi Warga

Ahli Menilai Konsep Elevated Rel Kereta Api Makassar Lebih Ramah Lingkungan dan Aman bagi Warga

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.