Pamit Berkebun, Pria Asal Manado Ditemukan Tewas di Pantai Likupang, Minahasa Utara

Kompas.com - 17/11/2021, 09:37 WIB

KOMPAS.com - Seorang pria asal Manado, Sulawesi Utara (Sulut), ditemukan tewas di kawasan pesisir Pantai Pasir Panjang Likupang, Minahasa Utara, Selasa (16/11/2021).

Korban diketahui bernama Alphius Hormati (49), warga Desa Pandu, Bunaken, itu sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak Sabtu (13/11/2021).

Menurut keluarga korban, korban yang bekerja sebagai petani tak kunjung pulang dari kebun.

Baca juga: Polisi Tetapkan 4 Debt Collector yang Kejar Pajero di Purwokerto Jadi Tersangka

Saat dicari, keluarga dan warga hanya menemukan barang-barang milik korban di kebun.

"Namun hingga jelang malam korban tidak pulang ke rumah," kata Kepala Kantor Basarnas Manado Sinaga.

Baca juga: 3 Hari Hilang, Petani Jagung di Manado Ditemukan Tewas di Pantai Likupang

Lokasi penemuan jenazah

Jenazah korban ditemukan dan dievakuasi tim SAR di pesisir pantai Likupang, Minahasa Utara, Selasa (16/11/2021).Dok. Basarnas Manado Jenazah korban ditemukan dan dievakuasi tim SAR di pesisir pantai Likupang, Minahasa Utara, Selasa (16/11/2021).
Sinaga menjelaskan, upaya pencarian korban terus dilakukan. Area pencarian bahkan mencapai Pantai Teluk Manado hingga Pantai Nain.

Namun Tim SAR dan warga belum menemukan titik terang keberadaan korban.

Baca juga: Sebelum Tewas, Petani yang Jenazahnya Ditemukan dalam Karung Diajak Ngobrol Santai oleh 9 Pembunuh

Lalu, pada hari ketiga ada informasi jasad korban ditemukan di Pantai Pasir Likupang yang jaraknya 58 kilometer dari lokasi kejadian.

"Dikarenakan korban sudah memasuki hari ketiga hilang, biasanya akan muncul di permukaan di pinggir pantai," sebut Sinaga.

Baca juga: Petani Tewas Tersambar Petir, Diketahui Setelah Traktor Berjalan Sendiri

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim SAR segera mengevakuasi jasad korban dan diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.

Sementara pihak keluarga mengonfirmasi bahwa jasad tersebut adalah Alphius yang telah hilang tiga hari lalu.

"Keluarganya membenarkan bahwa itu korban yang hilang dari hari Sabtu," ujar Sinaga.

(Penulis: Kontributor Manado, Skivo Marcelino Mandey | Editor: Dony Aprian)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tawarkan 5 Perempuan, Muncikari di Makassar Ditangkap

Tawarkan 5 Perempuan, Muncikari di Makassar Ditangkap

Makassar
Hasil DNA 7 Janin dalam Kotak Makanan Identik dengan Sepasang Kekasih Pelaku Aborsi

Hasil DNA 7 Janin dalam Kotak Makanan Identik dengan Sepasang Kekasih Pelaku Aborsi

Makassar
Penemuan Bayi Tanpa Kepala Gegerkan Warga Gowa

Penemuan Bayi Tanpa Kepala Gegerkan Warga Gowa

Makassar
Ayah di Luwu Setubuhi 3 Anak Kandungnya yang Masih di Bawah Umur Selama 4 Tahun

Ayah di Luwu Setubuhi 3 Anak Kandungnya yang Masih di Bawah Umur Selama 4 Tahun

Makassar
TKI Kamboja Pulang ke Parepare, Mengaku Bekerja Jadi Marketing Penipuan Investasi Bodong dan Judi Online

TKI Kamboja Pulang ke Parepare, Mengaku Bekerja Jadi Marketing Penipuan Investasi Bodong dan Judi Online

Makassar
Terancam Banjir Lebih Parah, Ramai-ramai Ketua RT dan RW di Makassar Dukung Jalur Kereta Api Elevated

Terancam Banjir Lebih Parah, Ramai-ramai Ketua RT dan RW di Makassar Dukung Jalur Kereta Api Elevated

Makassar
Kasus Prostitusi Online Anak di Bawah Umur Dibongkar, Tarif Mulai Rp 600.000

Kasus Prostitusi Online Anak di Bawah Umur Dibongkar, Tarif Mulai Rp 600.000

Makassar
Langgar Edaran dari Pemda Toraja Utara dan Tana Toraja, 19 Ekor Kerbau dari Jeneponto Dipulangkan Satgas PMK

Langgar Edaran dari Pemda Toraja Utara dan Tana Toraja, 19 Ekor Kerbau dari Jeneponto Dipulangkan Satgas PMK

Makassar
Polisi Tegaskan Tidak Ada Tersangka Baru Kasus Bocah 12 Tahun Tewas Disiksa di Atas Kapal

Polisi Tegaskan Tidak Ada Tersangka Baru Kasus Bocah 12 Tahun Tewas Disiksa di Atas Kapal

Makassar
Kurir Sabu 11 Kg di Parepare Ditangkap, Diupah Rp 100 Juta

Kurir Sabu 11 Kg di Parepare Ditangkap, Diupah Rp 100 Juta

Makassar
Rekonstruksi Kasus Tewasnya Bocah 12 Tahun di Atas Kapal, Korban Dianiaya Pakai Selang

Rekonstruksi Kasus Tewasnya Bocah 12 Tahun di Atas Kapal, Korban Dianiaya Pakai Selang

Makassar
Banding Ditolak, AKBP M Resmi Dipecat atas Kasus Budak Seks Anak di Bawah Umur

Banding Ditolak, AKBP M Resmi Dipecat atas Kasus Budak Seks Anak di Bawah Umur

Makassar
Pisah Ranjang dengan Istri, Pria di Sinjai Bacok Mertuanya hingga Tewas

Pisah Ranjang dengan Istri, Pria di Sinjai Bacok Mertuanya hingga Tewas

Makassar
Remaja Melahirkan di WC Umum, Ari-ari Ditemukan di Laut, Sosok Diduga Janin Ada di Tumpukan Sampah

Remaja Melahirkan di WC Umum, Ari-ari Ditemukan di Laut, Sosok Diduga Janin Ada di Tumpukan Sampah

Makassar
Ahli Menilai Konsep Elevated Rel Kereta Api Makassar Lebih Ramah Lingkungan dan Aman bagi Warga

Ahli Menilai Konsep Elevated Rel Kereta Api Makassar Lebih Ramah Lingkungan dan Aman bagi Warga

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.