Jadi Pahlawan, Ini Cerita Kosmas, Sekuriti Gereja Katedral Makassar yang Mengadang Pelaku Bom Bunuh Diri

Kompas.com - 29/03/2021, 06:07 WIB
Petugas kepolisian berjaga di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katolik Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc. ANTARA FOTO/ABRIAWAN ABHEPetugas kepolisian berjaga di lokasi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katolik Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Aksi bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral Makassar di Jalan Kajaolalido, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3//2021)

Diduga, pelaku bom bunuh diri berencana meledakkan diri di dalam Gereja Katerdral.

Namun rencana tersebut berhasil dicegah oleg petugas keamanan gereja yang bernama Kosmas (51).

Ia mengadang pelaku supaya tidak bisa masuk ke dalam aula gereja karena membawa barang mencurigakan.

Baca juga: TGB Zainul Majdi: Aksi Bom di Gereja Katedral Makassar adalah Perbuatan Hina, Tercela dan Dilaknat Allah


Saat diperiksa, bom tersebut meledak di depan gereja di Jalan Kajaolalido, Makassar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut diceritakan Jon (48) adik Kosmas.

"Iya, Beliau (Kosmas) yang sempat mengadang," ujar Jon di Rumah Sakit Stella Maris Makassar, Minggu (28/3/2021).

Hal yang sama juga diceritakan Romo Katerdral Wilhelmus Tuak.

Menurutnya bom bunuh diri terjadi sekitar pukul 10.30 Wita bersamaan dengan waktu pergantian ibadah dari ibadah kedua ke ibadah ketiga.

Baca juga: Setelah Terjadi Bom Bunuh Diri di Makassar, Polisi Razia Perbatasan Sulsel dan Sulbar

Anggota polisi berjada di ruas jalan menuju Gereja Katedral Makassar yang menjadi lokasi ledakan bom di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam mengatakan ledakan bom di gereja tersebut mengakibatkan satu korban tewas yang diduga pelaku bom bunuh diri serta melukai sembilan orang jemaat dan petugas gereja. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/foc.ANTARA FOTO/ARNAS PADDA Anggota polisi berjada di ruas jalan menuju Gereja Katedral Makassar yang menjadi lokasi ledakan bom di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam mengatakan ledakan bom di gereja tersebut mengakibatkan satu korban tewas yang diduga pelaku bom bunuh diri serta melukai sembilan orang jemaat dan petugas gereja. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/foc.
Dia menjelaskan, terduga pelaku bom bunuh diri itu berusaha masuk ke gereja, namun seorang petugas keamanan melihat ada sesuatu mencurigakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pamit Berkebun, Pria Asal Manado Ditemukan Tewas di Pantai Likupang, Minahasa Utara

Pamit Berkebun, Pria Asal Manado Ditemukan Tewas di Pantai Likupang, Minahasa Utara

Makassar
Sudah 3 Bulan 300 KK di Pulau Barrang Caddi Makassar Harus Hidup Tanpa Listrik

Sudah 3 Bulan 300 KK di Pulau Barrang Caddi Makassar Harus Hidup Tanpa Listrik

Makassar
Ancam Sebar Foto Tak Senonoh Pacar, Pemuda di Tomohon Ditangkap, Ini Pengakuannya

Ancam Sebar Foto Tak Senonoh Pacar, Pemuda di Tomohon Ditangkap, Ini Pengakuannya

Makassar
Hendak Pergi ke Warung, Bocah SD di Kolaka Utara Diserang Anjing Gila, Ini Kondisinya

Hendak Pergi ke Warung, Bocah SD di Kolaka Utara Diserang Anjing Gila, Ini Kondisinya

Makassar
Ditangkap, Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Jalani Tes Urine hingga Kejiwaan, Terungkap Fakta Ini

Ditangkap, Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Jalani Tes Urine hingga Kejiwaan, Terungkap Fakta Ini

Makassar
Gara-gara Asmara, Sopir Taksi Online di Makassar Diculik, Polisi: Pelaku Ingin Beri Pelajaran ke Korban dan Istrinya

Gara-gara Asmara, Sopir Taksi Online di Makassar Diculik, Polisi: Pelaku Ingin Beri Pelajaran ke Korban dan Istrinya

Makassar
Nurdin Abdullah Akan Disidangkan secara Virtual di Pengadilan Tipikor Makassar

Nurdin Abdullah Akan Disidangkan secara Virtual di Pengadilan Tipikor Makassar

Makassar
Guru di Pangkep yang Belum Divaksin Dilarang Mengajar

Guru di Pangkep yang Belum Divaksin Dilarang Mengajar

Makassar
Salah Gunakan Status Pencari Suaka untuk Berkeliling Indonesia, 3 WN Sri Lanka Dideportasi

Salah Gunakan Status Pencari Suaka untuk Berkeliling Indonesia, 3 WN Sri Lanka Dideportasi

Makassar
Oknum Pelaku Pungli di Disdik Makassar Diduga Raup Puluhan Miliar Rupiah Tiap Tahun

Oknum Pelaku Pungli di Disdik Makassar Diduga Raup Puluhan Miliar Rupiah Tiap Tahun

Makassar
53 dari 56 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sulsel Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka

53 dari 56 Terduga Teroris yang Ditangkap di Sulsel Sudah Ditetapkan sebagai Tersangka

Makassar
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Dipindahkan ke Lapas Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Dipindahkan ke Lapas Makassar

Makassar
MT yang Tewas Ditembak Densus 88 Ternyata Pernah Teror Acara Syahrul Yasin Limpo

MT yang Tewas Ditembak Densus 88 Ternyata Pernah Teror Acara Syahrul Yasin Limpo

Makassar
Disebut Tak Sejalan, Wali Kota Makassar Copot Seluruh Ketua RT hingga Camat, Ini Penyebabnya

Disebut Tak Sejalan, Wali Kota Makassar Copot Seluruh Ketua RT hingga Camat, Ini Penyebabnya

Makassar
Wali Kota Makassar Ganti Semua Camat, Lurah, Ketua RW, dan RT: Mereka Dididik untuk Lawan Saya

Wali Kota Makassar Ganti Semua Camat, Lurah, Ketua RW, dan RT: Mereka Dididik untuk Lawan Saya

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.