Pembunuh Selebgram di Makassar Berikan Pernyataan Berbelit-belit Saat Diperiksa

Kompas.com - 08/03/2021, 16:27 WIB
Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathurrahman saat diwawancara terkait kasus pembunuhan selebgram Ari Pratama di Mapolsek Panakkukang, Senin (8/3/2021). KOMPAS.COM/HIMAWANKapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathurrahman saat diwawancara terkait kasus pembunuhan selebgram Ari Pratama di Mapolsek Panakkukang, Senin (8/3/2021).

MAKASSAR, KOMPAS.com -Polisi masih belum bisa mengungkap kronologi pembunuhan selebgram asal Makassar, Sulawesi Selatan, Ari Pratama, dari versi pelaku.

Pasalnya, AS, tersangka pembunuh Ari masih belum memberikan pernyataan secara jelas.

Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathurrahman mengatakan, perempuan 19 tahun itu kesaksiannya terus berubah tiap kali diperiksa polisi.

"Kita belum dapatkan fakta di lapangan karena keterangannya berbelit-belit," ujar Fathurrahman saat diwawancara di Mapolsek Panakkukang, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Keterangannya Berubah-ubah, Mahasiswi Pembunuh Selebgram di Makassar Didampingi Psikolog

Polisi kemudian mendatangkan psikolog dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Makassar untuk memulihkan trauma healing AS.

Psikolog itu juga akan membantu AS menjalani pemeriksaan agar mendapatkan detail kronologis dan fakta yang tepat saat kejadian itu.

Fathurrahman mengatakan, dari hasil keterangan keluarga pelaku, AS memang memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Untuk itu, saat ini polisi fokus untuk pemulihan psikis AS hingga dapat memberikan keterangan yang jelas terkait penganiayaan yang menyebabkan Ari Pratama tewas.

"Pasti kami akan kita tetap lakukan trauma healing ke tersangka untuk mempermudah kita di kala melalukan BAP ke tersangka ini, sehingga kita dapat fakta-fakta dan kronologis yang sangat tepat di TKP," imbuh dia.

Baca juga: Selebgram Makassar Ari Pratama Sempat Minta Tolong ke Resepsionis Usai Ditusuk Teman Wanita

Sebelumnya diberitakan Ari Pratama ditemukan tewas penuh luka di salah satu wisma di Jalan Topaz, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (5/3/2021) subuh.

Penemuan mayat ini sempat menghebohkan warga sekitar.

 

Penulis: Kontributor Makassar, Himawan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Balita di Makassar Ditabrak Mobil Saat Bermain, 1 Tewas

2 Balita di Makassar Ditabrak Mobil Saat Bermain, 1 Tewas

Makassar
Bak Film 'Action', Polisi Bergelantung di Kap Mobil yang Diadang demi Gagalkan Perampasan

Bak Film "Action", Polisi Bergelantung di Kap Mobil yang Diadang demi Gagalkan Perampasan

Makassar
Harga Diturunkan, Minyak Goreng Malah Menghilang dari Pasar di Sulsel

Harga Diturunkan, Minyak Goreng Malah Menghilang dari Pasar di Sulsel

Makassar
Bocah Laki-laki Jadi Korban Kekerasan Seksual dengan Iming-iming Uang Jajan dan Main Gim 'Online'

Bocah Laki-laki Jadi Korban Kekerasan Seksual dengan Iming-iming Uang Jajan dan Main Gim "Online"

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 28 Januari 2022: Pagi hingga Siang Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 28 Januari 2022: Pagi hingga Siang Diguyur Hujan

Makassar
Trauma, Murid SD yang Dihukum Oknum Guru Makan Sampah Tak Mau Sekolah

Trauma, Murid SD yang Dihukum Oknum Guru Makan Sampah Tak Mau Sekolah

Makassar
Prof Dr Jamaluddin Jompa, M.Sc Terpilih Sebagai Rektor Unhas Periode 2022-2026

Prof Dr Jamaluddin Jompa, M.Sc Terpilih Sebagai Rektor Unhas Periode 2022-2026

Makassar
5 Suku di Papua serta Keunikannya, Salah Satunya Tradisi Potong Jari Saat Berduka

5 Suku di Papua serta Keunikannya, Salah Satunya Tradisi Potong Jari Saat Berduka

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 27 Januari 2022: Pagi Berawan, Siang Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 27 Januari 2022: Pagi Berawan, Siang Diguyur Hujan

Makassar
Dugaan Kasus Penipuan Investor Asal Arab Saudi Sebesar Rp 258 Miliar Disidangkan di PN Makassar

Dugaan Kasus Penipuan Investor Asal Arab Saudi Sebesar Rp 258 Miliar Disidangkan di PN Makassar

Makassar
Kasus Pencurian Benda Sejarah Peninggalan Kerajaan Bone di Museum Lapawawoi Berakhir Damai

Kasus Pencurian Benda Sejarah Peninggalan Kerajaan Bone di Museum Lapawawoi Berakhir Damai

Makassar
Benteng Victoria: Sejarah, Pejuang Gugur, Nieuw Victoria, dan Pertempuran RMS

Benteng Victoria: Sejarah, Pejuang Gugur, Nieuw Victoria, dan Pertempuran RMS

Makassar
Sempat Gagal Tender, Pemprov Sulsel Tegaskan Stadion Mattoanging Tetap Dibangun

Sempat Gagal Tender, Pemprov Sulsel Tegaskan Stadion Mattoanging Tetap Dibangun

Makassar
Penghina Suku Makassar Ditangkap, Polisi Menduga Pelaku Ada Gangguan Jiwa

Penghina Suku Makassar Ditangkap, Polisi Menduga Pelaku Ada Gangguan Jiwa

Makassar
Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 26 Januari 2022: Pagi Berawan, Siang Diguyur Hujan

Prakiraan Cuaca di Makassar Hari Ini, 26 Januari 2022: Pagi Berawan, Siang Diguyur Hujan

Makassar
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.