Polisi Kembali Tangkap 1 Perusak dan Pengeroyok Pengemudi Mobil di Makassar

Kompas.com - 17/11/2020, 19:14 WIB
Mobil yang digunakan ASA usai dirusak ratusan pengendara motor di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Jumat (13/11/2020). Dok Humas Polrestabes MakassarMobil yang digunakan ASA usai dirusak ratusan pengendara motor di Jalan Sultan Alauddin Makassar, Jumat (13/11/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi kembali menangkap satu tersangka kasus perusakan dan pengeroyokan pengemudi mobil berinisial ASR (22) di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Nurtjahyana mengatakan, tersangka tersebut berinisial RH dan masih berusia 16 tahun.

RH merupakan bagian gerombolan bermotor yang merusak mobil milik ASR.

"Ditangkap kemarin. Saat ini masih diamankan di Polsek Rappocini," ujar Nurtjahyana kepada Kompas.com, Selasa (17/11/2020) siang.

Baca juga: Ribuan Warga Makassar Belum Kantongi E-KTP, Pilkada 2020 Masih Berlakukan Suket

Dengan penangkapan RH, polisi sudah menetapkan dua tersangka perusak mobil. Keduanya masih berusia di bawah umur.

RH diduga melempar batu ke arah mobil ASR di Jalan Sultan Alauddin Makassar. Dia disangkakan Pasal 170 KUHP.

Sementara itu untuk pelaku penganiayaan pengemudi mobil, hingga kini masih dalam pengejaran.

"Kalau yang melukai belum diamankan. Pelaku sekarang kita amankan di polsek Rappocini," imbuh Nurtjahyana.

Baca juga: 2 Pengendara di Makassar Ugal-ugalan di Jalan, Polisi: Sudah Kelewatan

Sebelumnya diberitakan, sebuah video berdurasi 18 detik memperlihatkan sekelompok pria yang saling berboncengan motor menghancurkan sebuah mobil merah viral di media sosial.

Dalam video yang beredar terlihat ASR sempat menodongkan senjata ke sejumlah orang di pnggir jalan.

Sedangkan menurut polisi, pengeroyokan bermula ketika ASR yang mengemudikan mobilnya dihalangi oleh ratusan anggota kelompok bermotor saat melintas di Jalan Veteran, Kecamatan Makassar.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Padang Diminta Menonaktifkan Kasatpol PP yang Diduga Bantu Calon Gubernur

Wali Kota Padang Diminta Menonaktifkan Kasatpol PP yang Diduga Bantu Calon Gubernur

Regional
Satgas Covid-19 Sidak Warkop di Pontianak yang Dipenuhi Mahasiswa, 7 Orang Positif

Satgas Covid-19 Sidak Warkop di Pontianak yang Dipenuhi Mahasiswa, 7 Orang Positif

Regional
Duka Mulyadi, Tak Bisa Lihat Jasad Putra Semata Wayangnya yang Tertabrak Truk Tangki Pengangkut BBM

Duka Mulyadi, Tak Bisa Lihat Jasad Putra Semata Wayangnya yang Tertabrak Truk Tangki Pengangkut BBM

Regional
Guru Harus Swab Test Jelang Belajar Tatap Muka di Sulsel, Sekolah Harus Di-fogging

Guru Harus Swab Test Jelang Belajar Tatap Muka di Sulsel, Sekolah Harus Di-fogging

Regional
Warga Mulai Tak Disiplin, Risma Minta Bawahannya Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Warga Mulai Tak Disiplin, Risma Minta Bawahannya Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Regional
Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Awan Panas Selama Hampir 3 Jam

Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Awan Panas Selama Hampir 3 Jam

Regional
10 Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Cipali Diidentifikasi, 7 Orang Berasal dari Pekalongan

10 Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Cipali Diidentifikasi, 7 Orang Berasal dari Pekalongan

Regional
Jadwal Perjalanan LRT Palembang Kembali Ditambah

Jadwal Perjalanan LRT Palembang Kembali Ditambah

Regional
20.000 Pil Ekstasi dan Sabu Asal Malaysia Diselundupkan ke Batam

20.000 Pil Ekstasi dan Sabu Asal Malaysia Diselundupkan ke Batam

Regional
Gunung Semeru Meletus, Warga Berbondong-bondong Mengungsi

Gunung Semeru Meletus, Warga Berbondong-bondong Mengungsi

Regional
Simpan 19 Kilogram Sabu, Bapak dan Anak di Palu Terancam Hukuman Mati

Simpan 19 Kilogram Sabu, Bapak dan Anak di Palu Terancam Hukuman Mati

Regional
Demo di PLTU Paiton, Aktivis Lingkungan Menduga Tumpahan Batu Bara Rusak Ekosistem Laut

Demo di PLTU Paiton, Aktivis Lingkungan Menduga Tumpahan Batu Bara Rusak Ekosistem Laut

Regional
Pengusaha Jasa Pesta Nikah Enggan Tes Swab, Resepsi Dilarang Sampai Zona Hijau

Pengusaha Jasa Pesta Nikah Enggan Tes Swab, Resepsi Dilarang Sampai Zona Hijau

Regional
Potret Siswa Cendekia Cianjur, Mendulang Prestasi di Masa Karantina

Potret Siswa Cendekia Cianjur, Mendulang Prestasi di Masa Karantina

Regional
Cerita Senin, Penggali Makam Jenazah Covid-19: Suka Tidak Tenang, Tiba-tiba Ditelepon Ada yang Meninggal

Cerita Senin, Penggali Makam Jenazah Covid-19: Suka Tidak Tenang, Tiba-tiba Ditelepon Ada yang Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X