Ribuan Warga Makassar Belum Kantongi E-KTP, Pilkada 2020 Masih Berlakukan Suket

Kompas.com - 17/11/2020, 14:41 WIB
Ilustrasi KTP elektronik. Tribunnews.comIlustrasi KTP elektronik.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Sebanyak 40.000 warga Kota Makassar terkonfimasi belum mengantongi kartu tanda penduduk elektronik ( e-KTP). 

Karenanya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) pastikan penggunaan surat keterangan (Suket) masih berlaku dalam Pilkada Makassar 2020.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Makassar, Puspa Ariani  mengatakan, sebanyak 94 persen dari total warga Makassar yang telah mengantongi e-KTP maupun telah melakukan perekaman.

Baca juga: Pria yang Coba Bunuh Diri di Bandara Hasanuddin Makassar Depresi Berat karena Tak Ada Uang

Sedangkan sisanya, 6 persen atau sebanyak 40.000 orang belum terkonfirmasi melakukan perekaman maupun mengantongi e-KTP.

“40.000 orang lagi yang belum melakukan perekaman e-KTP dan kita gencar melakukan melakukan perekaman di setiap kecamatan di Kota Makassar. Kita imbau juga kepada warga Makassar yang belum mengantongi e-KTP, agar segera melakukan perekaman di kantor kecamatan,” kata Puspa yang dikonfirmasi, Selasa (17/11/2020).

Puspa menuturkan, pelayanan pembuatan e-KTP dibuka setiap hari. Pelayanan rekaman dan penerbitan e-KTP saat ini juga diklaim tidak terkendala seperti sebelumnya.

“Jadi kalau sudah perekaman hari ini di masing-masing kantor kecamatan, besok e-KTP nya bisa langsung diambil di kantor Disdukcapil Makassar. Tidak ada lagi kendala, karena material e-KTP tersedia dengan suplai dari Kementerian Dalam Negeri.” Jelasnya.

Baca juga: Pos Berlogo Paslon Pilkada Makassar Dibakar Orang Tak Dikenal, Polisi Kejar Pelaku

Terkait masih adanya warga Makassar yang belum mengantongi e-KTP, Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar yang dikonfirmasi mengatakan, masih tetap menerima Suket jika ada warga yang datang ingin memilih calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020.

“Sesuai dengan amanat undang-undang, Suket masih diterima jika ada warga yang ingin memilih dalam Pilkada Makassar 2020. Dalam undang-undang sudah jelas, e-KTP maupun Suket e-KTP diberlakukan dalam Pilkada,” katanya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Truk Terguling di Serang, Muatannya Dijarah Warga, Ini Penjelasan Kapolres

Viral Video Truk Terguling di Serang, Muatannya Dijarah Warga, Ini Penjelasan Kapolres

Regional
Aceh Segera Terbitkan Qanun soal Haji dan Umrah, Apa Saja Isinya?

Aceh Segera Terbitkan Qanun soal Haji dan Umrah, Apa Saja Isinya?

Regional
Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur 11 Kilometer Selama 3 Jam, Warga Panik dan Mengungsi

Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur 11 Kilometer Selama 3 Jam, Warga Panik dan Mengungsi

Regional
Kesaksian Warga yang Melihat Gunung Semeru Meletus: Seperti Guguran Awan Panas

Kesaksian Warga yang Melihat Gunung Semeru Meletus: Seperti Guguran Awan Panas

Regional
Setelah Dusun Semilir, Pemkab Semarang Incar Tempat Wisata Lain Pelanggar Protokol Kesehatan

Setelah Dusun Semilir, Pemkab Semarang Incar Tempat Wisata Lain Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Menguji Tuah Prabowo di Pilkada Sumatera Barat

Menguji Tuah Prabowo di Pilkada Sumatera Barat

Regional
Tak Terima Ditegur saat Mabuk, Pelajar di Cianjur Bacok Pegawai Provider Seluler

Tak Terima Ditegur saat Mabuk, Pelajar di Cianjur Bacok Pegawai Provider Seluler

Regional
Memburu Ali Kalora, Pimpinan MIT yang Terlibat Teror di Sigi, Operasi Rutin hingga Gunakan Thermal Drone

Memburu Ali Kalora, Pimpinan MIT yang Terlibat Teror di Sigi, Operasi Rutin hingga Gunakan Thermal Drone

Regional
Kisah Rizti, 9 Tahun Dampingi Suami Pengidap HIV/AIDS, hingga Bangun Komunitas Pita Merah

Kisah Rizti, 9 Tahun Dampingi Suami Pengidap HIV/AIDS, hingga Bangun Komunitas Pita Merah

Regional
Spanduk Ajakan Taati Protokol Kesehatan Diturunkan, Seniman di Banyumas Protes

Spanduk Ajakan Taati Protokol Kesehatan Diturunkan, Seniman di Banyumas Protes

Regional
Luhut Soroti Peningkatan Kasus Covid-19 di Bali, Kadinkes: Setelah Libur Panjang Tidak Meningkat

Luhut Soroti Peningkatan Kasus Covid-19 di Bali, Kadinkes: Setelah Libur Panjang Tidak Meningkat

Regional
Pasukan Kostrad, Marinir, dan Tontaikam Ikut Buru Kelompok Ali Kalora

Pasukan Kostrad, Marinir, dan Tontaikam Ikut Buru Kelompok Ali Kalora

Regional
Wali Kota Padang Diminta Menonaktifkan Kasatpol PP yang Diduga Bantu Calon Gubernur

Wali Kota Padang Diminta Menonaktifkan Kasatpol PP yang Diduga Bantu Calon Gubernur

Regional
Satgas Covid-19 Sidak Warkop di Pontianak yang Dipenuhi Mahasiswa, 7 Orang Positif

Satgas Covid-19 Sidak Warkop di Pontianak yang Dipenuhi Mahasiswa, 7 Orang Positif

Regional
Duka Mulyadi, Tak Bisa Lihat Jasad Putra Semata Wayangnya yang Tertabrak Truk Tangki Pengangkut BBM

Duka Mulyadi, Tak Bisa Lihat Jasad Putra Semata Wayangnya yang Tertabrak Truk Tangki Pengangkut BBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X