2 Pengendara di Makassar Ugal-ugalan di Jalan, Polisi: Sudah Kelewatan

Kompas.com - 16/11/2020, 18:23 WIB
Sepasang muda mudi yang melakukan atraksi free style di salah satu jalan di Kota Makassar, Minggu (15/11/2020). Dok IstimewaSepasang muda mudi yang melakukan atraksi free style di salah satu jalan di Kota Makassar, Minggu (15/11/2020).

KOMPAS.com - Aksi dua remaja ugal-ugalan di jalanan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terekam video dan viral di media sosial.

Sejumlah warganet pun mengomentari video yang diunggah di akun instagram Makassar_iinfo, Minggu (15/11/2020) malam.

Polisi menyayangkan aksi para remaja tersebut dan menegaskan akan segera melakukan penindakan.

"Tetapi makin ke sini makin anarkis sehingga membuat Pak Kapolrestabes berang dan mengambil tindakan tegas. Semua akan kita tindak sudah kelewatan ini," kata Kepala Urusan (Kaur) Pembinaan Operasional (Bin Ops) Satlantas Polrestabes Makassar, AKP Hartati.

Baca juga: Viral, Video Pengemudi Mobil Dianiaya Ratusan Pengendara Motor di Makassar

Sudah dilakukan sosialisasi

Ilustrasi polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAH Ilustrasi polisi

Hartati menjelaskan, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi agar pengendara di Kota Makassar bisa tertib sesuai aturan.

"Tindakan pencegahan sudah dari awal kita lakukan, sosialisasi ke sekolah-sekolah, himbauan lewat media baik mainstream maupun medsos," kata Kepala Urusan (Kaur) Pembinaan Operasional (Bin Ops) Satlantas Polrestabes Makassar, AKP Hartati.

Para pengendara yang terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas berupa balapan liar, maka terancam hukuman tiga bulan penjara.

Selain itu, kendaraan yang digunakan untuk balapan atau atraksi akan disita selama 3 bulan.

Baca juga: Pria Ditemukan Tak Sadar dengan Luka Sayatan Leher di Bandara Hasanuddin Makassar

Viral di media sosial

Seperti diberitakan sebelumnya, ada dua video yang beredar terkait ulah pengendara ugal-ugalan.

Video pertama berdurasi 46 detik dan kedua berdurasi 26 detik.

Dalam video itu tampak seorang pria mengendarai sepeda motor matic, lalu mengangkat bagian depan motor hingga hanya berjalan dengan satu roda belakang.

Aksi tersebut dilakukan pada malam hari.

Baca juga: Polisi Akan Periksa CCTV untuk Usut Balap Liar Mobil di Senayan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru Harus Swab Test Jelang Belajar Tatap Muka di Sulsel, Sekolah Harus Di-fogging

Guru Harus Swab Test Jelang Belajar Tatap Muka di Sulsel, Sekolah Harus Di-fogging

Regional
Warga Mulai Tak Disiplin, Risma Minta Bawahannya Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Warga Mulai Tak Disiplin, Risma Minta Bawahannya Antisipasi Gelombang Kedua Covid-19

Regional
Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Awan Panas Selama Hampir 3 Jam

Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Awan Panas Selama Hampir 3 Jam

Regional
10 Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Cipali Diidentifikasi, 7 Orang Berasal dari Pekalongan

10 Korban Tewas Kecelakaan Maut di Tol Cipali Diidentifikasi, 7 Orang Berasal dari Pekalongan

Regional
Jadwal Perjalanan LRT Palembang Kembali Ditambah

Jadwal Perjalanan LRT Palembang Kembali Ditambah

Regional
20.000 Pil Ekstasi dan Sabu Asal Malaysia Diselundupkan ke Batam

20.000 Pil Ekstasi dan Sabu Asal Malaysia Diselundupkan ke Batam

Regional
Gunung Semeru Meletus, Warga Berbondong-bondong Mengungsi

Gunung Semeru Meletus, Warga Berbondong-bondong Mengungsi

Regional
Simpan 19 Kilogram Sabu, Bapak dan Anak di Palu Terancam Hukuman Mati

Simpan 19 Kilogram Sabu, Bapak dan Anak di Palu Terancam Hukuman Mati

Regional
Demo di PLTU Paiton, Aktivis Lingkungan Menduga Tumpahan Batu Bara Rusak Ekosistem Laut

Demo di PLTU Paiton, Aktivis Lingkungan Menduga Tumpahan Batu Bara Rusak Ekosistem Laut

Regional
Pengusaha Jasa Pesta Nikah Enggan Tes Swab, Resepsi Dilarang Sampai Zona Hijau

Pengusaha Jasa Pesta Nikah Enggan Tes Swab, Resepsi Dilarang Sampai Zona Hijau

Regional
Potret Siswa Cendekia Cianjur, Mendulang Prestasi di Masa Karantina

Potret Siswa Cendekia Cianjur, Mendulang Prestasi di Masa Karantina

Regional
Cerita Senin, Penggali Makam Jenazah Covid-19: Suka Tidak Tenang, Tiba-tiba Ditelepon Ada yang Meninggal

Cerita Senin, Penggali Makam Jenazah Covid-19: Suka Tidak Tenang, Tiba-tiba Ditelepon Ada yang Meninggal

Regional
Truk Melaju Tak Terkendali Tabrak Rumah, Sepeda Motor, hingga Gerobak Mi Ayam

Truk Melaju Tak Terkendali Tabrak Rumah, Sepeda Motor, hingga Gerobak Mi Ayam

Regional
Gerakan Perekonomian Banten Pada 2021, Gubernur WH Targetkan Serapan APBN dan APBD Capai 85 Persen

Gerakan Perekonomian Banten Pada 2021, Gubernur WH Targetkan Serapan APBN dan APBD Capai 85 Persen

Regional
Sidang Pelanggaran Pilkada Belitung Timur, Ketua Timses Rival Anak Yusril Ungkap Perjuangan Kakek Bersama Bung Karno

Sidang Pelanggaran Pilkada Belitung Timur, Ketua Timses Rival Anak Yusril Ungkap Perjuangan Kakek Bersama Bung Karno

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X