25 Pelanggar Lalu Lintas di Makassar Ditilang Selama Operasi Zebra

Kompas.com - 10/11/2020, 23:57 WIB
Ilustrasi tilang Foto: PolriIlustrasi tilang

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sebanyak 25 pengendara motor ditilang anggota Satlantas Polrestabes Makassar selama Operasi Zebra yang dilakukan sejak 29 Oktober hingga 8 November 2020.

Kepala Urusan (Kaur) Pembinaan Operasional Satlantas Polrestabes Makassar AKP Hartanti mengatakan, 25 pengendara yang ditilang tersebut didominasi anak muda.

Mereka melakukan pelanggaran dengan melawan arus dan tidak memakai helm.

Lokasi para pengendara yang paling banyak ditilang, kata Hartanti, berada di Jalan Ir. Soetami, Kecamatan Tamalanrea.

"Di sana sebenarnya kalau saya mengamati lebih bagusnya ada jalur roda dua kalau pemerintah mau karena dari rata-rata yang melawan arus itu pekerja (di sekitar lokasi)," kata Hartanti saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Operasi Zebra di Makassar, Hanya Pengendara Lawan Arah yang Ditilang

Hartanti mengatakan, para pengendara mencoba melawan arus karena jarak yang ditempuh menuju lokasi kerjanya agak jauh bila tidak memotong arus.

Beruntung, kata Hartanti, para pengendara yang kedapatan melanggar arus lalu lintas itu ditilang pada hari pertama.

Di hari-hari berikutnya, pihaknya hanya mengimbau pengendara yang melakukan pelanggaran seiring dengan keluarnya surat Kapolri yang melarang aktivitas tilang di masa pandemi Covid-19

"Itu dilema juga, tapi bagaimana pun dia melawan arus sangat berbahaya dan berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Memang disitu sering terjadi kecelakaan," ujar Hartanti.

"Jadi kami tetap mengimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas supaya tidak terjadi hal-hal yang diinginkan," imbuh dia.

Baca juga: Operasi Zebra, Polisi Bagikan Masker dan Boneka ke Pengguna Jalan, Tak Ada Sanksi Tilang

Sebelumnya diberitakan Operasi Zebra 2020 yang dilakukan petugas Satlantas Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, tidak lagi memberikan sanksi tilang kepada semua pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

Kepala Urusan (Kaur) Pembinaan Operasional (Bin Ops) Satlantas Polrestabes Makassar AKP Hartanti mengatakan, polisi kini membagi ratusan paket sembako dan masker kepada pengendara mengingat operasi terjadi di masa pandemi Covid-19.

Hal ini, kata Hartanti, sesuai dengan surat Kapolri Jenderal Idham Azis, Nomor: ST/3092/X/OPS.1.1/2020 yang keluar pada 29 Oktober 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X