Mengaku Polisi Saat Ambil Paksa Jenazah di Makassar, Pria ini Ditangkap

Kompas.com - 16/10/2020, 20:42 WIB
Keluarga pasien yang membawa jenazah pasien dalam pengawasan Covid-19 dari Rumah Sakit Awal Bros Makassar, di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (14/10/2020). Dok IstimewaKeluarga pasien yang membawa jenazah pasien dalam pengawasan Covid-19 dari Rumah Sakit Awal Bros Makassar, di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (14/10/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Insiden pengambilan paksa jenazah yang diduga terpapar Covid-19 di RS Awal Bros Makassar, Rabu (14/10/2020) malam membuat polisi menangkap dua orang yang diduga sebagai provokator.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, dua orang tersebut berinisial DA (20) dan MDT alias Dody (28). Keduanya diamankan pada Kamis (15/10/2020).

"Berdasarkan hasil lidik anggota Resmob Polda Sulsel bahwa diduga pelaku pengambilan paksa sedang berada di Jalan Urip Sumiharjo depan kantor DPRD Kota Makassar," kata Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/10/2020). 

Baca juga: Video Viral Keluarga Ambil Paksa Jenazah Diduga Covid-19 di Makassar, Polisi Keluarkan Tembakan

Ibrahim mengatakan, DA berperan menghasut keluarga korban untuk membawa jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan secara kekeluargaan meski hasil uji swab belum keluar. 

Sementara itu MDT alias Dody mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Resmob Polda Sulsel.

Dia mengaku saat polisi mencoba menahan proses pemulangan jenazah tersebut.

Saat menyebut dirinya anggota Polri, Dody mengenakan pakaian bertuliskan Resmob (Reserse Mobil).

Baca juga: Alasan Keluarga Ambil Paksa Jenazah Diduga Covid-19 dari RS Awal Bros Makassar

Namun, polisi yang menahan proses pemulangan jenazah itu tahu Dody bukan anggota Polri. 

"Baju yang dipakai atau digunakan yang bertuliskan resmob diberikan oleh salah seorang lelaki yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel," kata Ibrahim. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X