Pemprov Sulsel Dapat Dana Pemulihan Akibat Covid-19 Rp 1,38 Triliun

Kompas.com - 15/10/2020, 08:05 WIB
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menandatangani Perjanjian Pinjaman Daerah Pemerintah Provinsi Sulsel untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Humas Pemprov SulselGubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menandatangani Perjanjian Pinjaman Daerah Pemerintah Provinsi Sulsel untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendapat dana pemulihan akibat pandemi Covid-19 atau Pemulihan Ekonomi Nasional ( PEN) sebesar Rp 1,38 triliun.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan Penandatanganan Perjanjian Pinjaman Daerah Pemerintah Provinsi Sulsel dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dihadiri Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Direktur Jendral Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan Direktur Utama PT SMI (Persero), Rabu (14/10/2020).

Penandatanganan ini dilakukan secara sirkuler menindaklanjuti usulan pinjaman dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah Pemprov Sulsel. Adapun besar PEN untuk Sulsel sebesar Rp 1,388 triliun.

Baca juga: Ketua Satgas PEN: Kesehatan yang Utama, Ekonomi Menyusul

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyebutkan, Pemprov Sulsel dengan dukungan pemerintah pusat terus berupaya melakukan percepatan pemulihan pasca pandemi Covid-19, baik dari sisi pelayanan kesehatan, kehidupan sosial dan pemulihan ekonomi.

“PEN Rp 1,388 triliun digunakan untuk tujuh kelompok infrastruktur, mulai dari irigasi, pengembangan pengelolaan konservasi sungai, danau dan sumber daya air, reservasi jalan provinsi, pembangunan jalan dan jembatan provinsi, instalasi irigasi, dokumen perencanaan pembangunan gedung rumah sakit, DED Amdal-lalin untuk rehabilitasi Stadion Mattoanging,” katanya.

Nurdin Abdullah juga menjelaskan, bahwa Sulsel saat ini mengalami kontraksi di sektor pertanian yang  tetap tumbuh di atas 2,4 persen dengan kontribusi sebesar 24,81 persen.

Demikian juga ekspor tetap tumbuh positif menjadi 11,17 persen, bahkan konsumsi listrik tumbuh di atas 4 persen di masa pandemi.

“Sektor yang mengalami kontraksi adalah pertanian, eskpor, konstruksi, perdagangan dan industri. Untuk itu, alokasi PEN pemerintah pusat ini menjadi solusi untuk mengakomodir sektor tersebut. PEN dari pemerintah pusat diharapkan dimanfaatkan dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Sulsel sendiri di tengah keterbatasan pendanaan,” tuturnya.

Baca juga: Satgas PEN Pastikan 398.000 Tenaga Honorer Terima Subsidi Gaji

Nurdin Abdullah menjelaskan, pemerintah pusat juga telah menempatkan dana PEN untuk sektor perbankan di Bank Sulselbar senilai Rp 1 triliun pada 13 Oktober 2020.

Pemprov dan DPRD Sulsel menyetujui pinjaman tersebut pada pengesahan Perda APBD-P Sulsel 2020 saat rapat paripurna DPRD Sulsel, Rabu (30/10/2020).

Dia merinci, secara statistik pendapatan daerah Sulsel pada APBD 2020 Rp 10,46 triliun dengan PAD Rp 4,56 triliun, Dana Transfer Rp 5,82 triliun dan Pendapatan Daerah lain-lain yang sah Rp 78,1 miliar. Sedangkan APBD-P 2020 Rp 9,78 triliun dengan rincian PAD Rp 4,08 triliun, Dana Transfer Rp 5,55 triliun dan Pendapatan Daerah lain-lain yang sah Rp 146,2 miliar.

“Untuk belanja daerah pada APBD 2020 sebesar Rp 10,69 triliun dengan rincian belanja langsung Rp3,15 miliar dan belanja tidak langsung Rp 7,54 miliar. Sedangkan, pada APBD-P 2020 Rp 10,85 triliun dengan belanja langsung Rp 3,30 triliun dan belanja tidak langsung Rp 7,55 triliun,” bebernya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

Regional
Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Regional
Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Dilaporkan Hilang oleh Suaminya, Pedagang Pakaian Ditemukan Tewas di Kamar Hotel

Regional
Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Ridwan Kamil: Jangan Kaget kalau Wisatawan Dihentikan Saat Libur Panjang

Regional
Kesal Sering Cekcok, Pria Ini Tega Bunuh Tetangganya yang Menderita Gangguan Mental

Kesal Sering Cekcok, Pria Ini Tega Bunuh Tetangganya yang Menderita Gangguan Mental

Regional
Protes Digusur, Perempuan PKL di Tegal Siram Bensin ke Tubuhnya dan Satpol PP, Videonya Viral

Protes Digusur, Perempuan PKL di Tegal Siram Bensin ke Tubuhnya dan Satpol PP, Videonya Viral

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X