Bea Cukai Makassar Sita 726 Paket "Sex Toys", Dianggap Mengganggu

Kompas.com - 30/07/2020, 10:42 WIB
Ilustrasi sex toys JackFIlustrasi sex toys

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sekitar 726 paket kiriman pos yang terdiri dari sex toys dan beberapa barang pornografi yang siap edar di wilayah Sulawesi Selatan disita Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Makassar.

Kepala KPPBC TMP B Makassar Eva Arifah Aliyah mengungkapkan bahwa alat bantu seks beserta barang pornografi seperti komik porno itu didatangkan dari China.

Jenis sex toys yang disita dan dimusnahkan menyerupai alat kelamin laki-laki dan perempuan.

"Kalau seks toys itu bisa jadi mengganggu keamanan atau apa karena nanti orang akan berimajinasi dengan sex toys nah itu yang dilarang dan dipikirkan kita," kata Eva saat diwawancara wartawan, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: 133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, Sex Toys Paling Dominan

Eva mengatakan bahwa seks toys umumnya tidak ilegal. Namun bila didatangkan dari luar negeri, barang tersebut harus memiliki izin.

Namun, beberapa kali pihak bea cukai menemukan sex toys yang dikirim tersebut tidak memiliki izin.

Agar tidak dicurigai, kata Eva, pemesan biasanya memesan secara berangsur-angsur dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.

"Rata-rata begitu modusnya. Tapi pengirimnya belum ketahuan, kemungkinan bukan alamat Makassar. Tapi itu (barang pornografi) sudah dimusnahkan semua," kata Eva.

Baca juga: Bea Cukai Pontianak Musnahkan Sex Toys dan DVD Film Porno

Sejauh ini, kata Eva, pihak pemesan belum ada yang diamankan. Dia mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan pemanggilan tetapi para pemesan tersebut tidak merespons.

"Orangnya ada dan pernah nanya kenapa barang saya disita dan kita jelaskan ini mengganggu keamanan," ujar Eva. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Ditabrak dari Belakang, Truk Saya Sampai Terbalik'

"Saya Ditabrak dari Belakang, Truk Saya Sampai Terbalik"

Regional
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Aliran Kali di Dua Desa

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Aliran Kali di Dua Desa

Regional
Sambut HUT Ke-75 RI,  Warga di Bandung Lukis Mural di Jalan Setapak Sepanjang 140 Meter

Sambut HUT Ke-75 RI, Warga di Bandung Lukis Mural di Jalan Setapak Sepanjang 140 Meter

Regional
Cerita Perawat Rawat Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Pernah Pingsan karena Terlalu Lama Kenakan APD

Cerita Perawat Rawat Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Pernah Pingsan karena Terlalu Lama Kenakan APD

Regional
Cagar Alam Habitat Satwa Komodo Terbakar, Pemadaman Masih Dilakukan

Cagar Alam Habitat Satwa Komodo Terbakar, Pemadaman Masih Dilakukan

Regional
Merasa Jambi Lebih Panas Beberapa Pekan Belakangan? Ini Penjelasan BMKG

Merasa Jambi Lebih Panas Beberapa Pekan Belakangan? Ini Penjelasan BMKG

Regional
Covid-19 di Banyumas Belum Terkendali, Masyarakat Dilarang Gelar Lomba 17-an

Covid-19 di Banyumas Belum Terkendali, Masyarakat Dilarang Gelar Lomba 17-an

Regional
Pintu Kelenteng Kwan Sing Bio Ditutup, Puluhan Umat Sembahyang di Trotoar

Pintu Kelenteng Kwan Sing Bio Ditutup, Puluhan Umat Sembahyang di Trotoar

Regional
Pengakuan Evitasari, PKL yang Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel

Pengakuan Evitasari, PKL yang Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel

Regional
Ida Harus Relakan Sawahnya yang Produktif untuk Pembangunan Tol Yogya-Solo

Ida Harus Relakan Sawahnya yang Produktif untuk Pembangunan Tol Yogya-Solo

Regional
Saksi Sidang Cerai Dipukul Saat Tunggu Persidangan, Pelakunya Mengaku Sakit Hati

Saksi Sidang Cerai Dipukul Saat Tunggu Persidangan, Pelakunya Mengaku Sakit Hati

Regional
Kepsek Meninggal karena Covid-19, 2 Anak dan Seorang Menantunya Tertular

Kepsek Meninggal karena Covid-19, 2 Anak dan Seorang Menantunya Tertular

Regional
Berdalih Temani Tidur, Pria di Semarang Justru Cabuli Anak Tiri

Berdalih Temani Tidur, Pria di Semarang Justru Cabuli Anak Tiri

Regional
Tengah Memancing, Pria Ini Hilang Tergulung Ombak di Hadapan Anak Istri

Tengah Memancing, Pria Ini Hilang Tergulung Ombak di Hadapan Anak Istri

Regional
Tamatan SMA Tipu Profesor PTN di Jambi dari Dalam Lapas, Korban Rugi Rp 183 Juta

Tamatan SMA Tipu Profesor PTN di Jambi dari Dalam Lapas, Korban Rugi Rp 183 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X