Gugus Tugas Maros Sebut Penugasan Dokter Sugih Wibowo Berdasarkan Keikhlasan

Kompas.com - 03/07/2020, 19:45 WIB
Ilustrasi tenaga medis DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi tenaga medis

MAKASSAR, KOMPAS.com - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maros Syarifuddin menjelaskan, tugas Dokter Sugih Wibowo di Hotel Harper hanya menangani pasien Covid-19 bergejala ringan.

"Hotel Harper itu bukan rumah sakit darurat, tapi tempat karantina terpusat yang diberi nama rekreasi duta Covid-19," kata Syarifuddin kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (3/7/2020).

Baca juga: Respons Gugus Tugas Covid-19 Sulsel soal Ada Dokter Seorang Diri Rawat 190 Pasien

Dokter Sugih hanya didampingi 3 perawat, relawan, admin, serta sopir ambulans yang siap mengantarkan pasien bila ditemukan ada gejala.

Mereka hanya bertugas mengantisipasi peserta duta Covid-19 bila sewaktu-waktu mengalami sakit berat yang perlu dirujuk.

"Kenapa sendiri? Karena memang hanya berjaga bukan merawat karena bukan rumah sakit. Setiap periode penugasan selama 14 hari, disiapkan kamar untuk menginap," ujar Syarifuddin.

Syarifuddin menambahkan, Dokter Sugih telah melalui tiga periode masa penugasannya dan belum digantikan lantaran belum ada dokter di Maros yang mendaftar menjadi relawan untuk bertugas di hotel tersebut.

Baca juga: Kisah Dokter di Makassar yang Seorang Diri Rawat 190 Pasien Covid-19

Bila Dokter Sugih keberatan dengan perpanjangan masa periode tugasnya, seharusnya bisa menolak pada periode kedua.

"Penugasan beliau berdasarkan keikhlasan untuk menjadi relawan dan berkali-kali membuat statement biar seterusnya beliau bersedia bertugas sebagai relawan," ucap dia.

Pernyataan Dokter Sugih yang pada akhirnya mengeluhkan perpanjangan masa periode penugasan, kata Syarifuddin, diduga dari pembayaran insentif yang belum cair.

Dia menjelaskan, insentif tenaga medis, relawan, dan dokter yang bertugas di hotel program wisata Covid-19 kini sedang dalam proses pembuatan SK Bupati sebagak payung hukum.

"Kenapa terlambat? Karena 14 hari pertama kami Dinkes Maros menganggap itu kewenangan provinsi karena program ini adalah kegiatan pemerintah provinsi Sulsel. Dan peserta rekreasi Duta COVID-19 berasal dari 24 Kab/Kota se-Sulsel," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Sugih Wibowo (37), satu-satunya dokter yang diberi tanggung jawab untuk merawat 190 pasien Covid-19 seorang diri di Hotel Harper, Makassar.

Sejak 25 Mei 2020, pria yang sebelumnya bekerja di Puskesmas Maros ini rela meninggalkan istri dan anaknya yang berusia tiga bulan demi tugas dan tanggung jawab kemanusiaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Awan Panas hingga Warga Diminta Mengungsi

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Awan Panas hingga Warga Diminta Mengungsi

Regional
Erupsi Gunung Semeru, 550 Warga di Radius 10 Kilometer dari Kawah Mengungsi

Erupsi Gunung Semeru, 550 Warga di Radius 10 Kilometer dari Kawah Mengungsi

Regional
Baliho Berisi Surat Gubernur tentang Pemecatan Faida Dipasang di Depan Pendopo Bupati Jember

Baliho Berisi Surat Gubernur tentang Pemecatan Faida Dipasang di Depan Pendopo Bupati Jember

Regional
Jumlah Kasus Corona di Kota Bandung Masih Terus Melonjak

Jumlah Kasus Corona di Kota Bandung Masih Terus Melonjak

Regional
Blora Persiapkan 50 Persen Sekolah Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Blora Persiapkan 50 Persen Sekolah Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Regional
Viral Video Truk Terguling di Serang, Muatannya Dijarah Warga, Ini Penjelasan Kapolres

Viral Video Truk Terguling di Serang, Muatannya Dijarah Warga, Ini Penjelasan Kapolres

Regional
Aceh Segera Terbitkan Qanun soal Haji dan Umrah, Apa Saja Isinya?

Aceh Segera Terbitkan Qanun soal Haji dan Umrah, Apa Saja Isinya?

Regional
Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur 11 Kilometer Selama 3 Jam, Warga Panik dan Mengungsi

Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur 11 Kilometer Selama 3 Jam, Warga Panik dan Mengungsi

Regional
Kesaksian Warga yang Melihat Gunung Semeru Meletus: Seperti Guguran Awan Panas

Kesaksian Warga yang Melihat Gunung Semeru Meletus: Seperti Guguran Awan Panas

Regional
Setelah Dusun Semilir, Pemkab Semarang Incar Tempat Wisata Lain Pelanggar Protokol Kesehatan

Setelah Dusun Semilir, Pemkab Semarang Incar Tempat Wisata Lain Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Menguji Tuah Prabowo di Pilkada Sumatera Barat

Menguji Tuah Prabowo di Pilkada Sumatera Barat

Regional
Tak Terima Ditegur saat Mabuk, Pelajar di Cianjur Bacok Pegawai Provider Seluler

Tak Terima Ditegur saat Mabuk, Pelajar di Cianjur Bacok Pegawai Provider Seluler

Regional
Memburu Ali Kalora, Pimpinan MIT yang Terlibat Teror di Sigi, Operasi Rutin hingga Gunakan Thermal Drone

Memburu Ali Kalora, Pimpinan MIT yang Terlibat Teror di Sigi, Operasi Rutin hingga Gunakan Thermal Drone

Regional
Kisah Rizti, 9 Tahun Dampingi Suami Pengidap HIV/AIDS, hingga Bangun Komunitas Pita Merah

Kisah Rizti, 9 Tahun Dampingi Suami Pengidap HIV/AIDS, hingga Bangun Komunitas Pita Merah

Regional
Spanduk Ajakan Taati Protokol Kesehatan Diturunkan, Seniman di Banyumas Protes

Spanduk Ajakan Taati Protokol Kesehatan Diturunkan, Seniman di Banyumas Protes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X