Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar

Kompas.com - 03/07/2020, 14:57 WIB
Himawan,
Dony Aprian

Tim Redaksi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi segera menetapkan tersangka atas kasus pengambilan jenazah Covid-19 di RSUD Daya Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, penyidik sudah menaikkan tahapan kasus ini ke tingkat penyidikan lantaran unsur pidana terpenuhi.

"Sudah sidik. Ada (unsur pidananya) karena mengambil (padahal) kita lagi pandemi dan sudah ada (bukti) pernyataan dari yang bersangkutan dari anggota dewan itu pakai surat pernyataan," kata Yudhiawan saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (3/7/2020).

Baca juga: Kasus Pengambilan Jenazah di RSUD Daya Makassar, Polisi Periksa 2 Saksi

Dikatakan Yudhiawan, penyidik tengah fokus pemeriksaan terhadap anggota DPRD Kota Makassar selaku penjamin agar jenazah Covid-19 bisa disemayamkan keluarga.

Selain itu, pihak kepolisian juga bakal memeriksa Direktur RSUD Daya dr Ardun Sani yang beberapa waktu lalu dicopot Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin.

"Nanti tinggal gelar perkara penentuan tersangkanya. Saya belum dapat laporan dari Kasat Reskrim tapi minggu ini kita kebut," kata Yudhiawan.

Baca juga: Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Pasien Covid-19 Di-swab Test

Sebelumnya diberitakan, jenazah PDP yang terkonfirmasi positif Covid-19 di RSUD Daya dibawa pulang untuk dimakamkan pihak keluarga, Sabtu (27/6/2020).

Pasien yang beralamat di Komplek Taman Sudiang Indah ini masuk ke RSUD Daya dengan gejala sesak nafas.

Pasien dinyatakan reaktif rapid test yang kemudian dilanjutkan tes swab oleh tim medis.

Setelah beberapa jam dirawat di RSUD Daya, pasien meninggal dunia dengan hasil swab belum keluar.

Pihak keluarga meminta agar jenazah dipulangkan ke rumah duka untuk disemayamkan.

Jenazah akhirnya dibawa pihak keluarga dari rumah sakit setelah adanya jaminan dari anggota DPRD Makassar dari Fraksi PKS, Andi Hadi Ibrahim Baso.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com