Tak Diberi Uang untuk Mabuk, Pemuda di Makassar Ini Tikam Leher Tetangga

Kompas.com - 29/06/2020, 21:30 WIB
IQ alias Ganna (tengah) saat diamankan di Polsek Panakkukang, Makassar, usai menikam tetangganya sendiri, Senin (29/6/2020). Dok Humas Polsek PanakkukangIQ alias Ganna (tengah) saat diamankan di Polsek Panakkukang, Makassar, usai menikam tetangganya sendiri, Senin (29/6/2020).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial IQ alias Ganna (31) ditangkap polisi usai menikam leher tetangganya di Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengatakan, peristiwa penikaman terjadi di sekitar rumah korban berinisial RU.

Halim menceritakan, kronologi penikaman saat Ganna yang kala itu ingin mabuk memaksa tetangganya yang sedang lewat untuk memberi uang sebesar Rp 100.000.

Baca juga: Tersangka Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Makassar Sudah 32 Orang

Kesal lantaran tidak diberi uang, pria yang tinggal di Jalan dr. Leimena itu langsung menikam RU.

"Pelaku langsung menusuk leher korban menggunakan sebilah badik," kata Halim dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Senin (29/6/2020).

Halim menambahkan, usai menikam korban, Ganna lalu bersembunyi ke rumah saudaranya.

Baca juga: Buntut Kebakaran di Samping Polsek Makassar, 27 Tahanan Dipindahkan

Polisi yang menyelidiki kasus ini langsung menangkap Ganna di rumah tersebut tanpa perlawanan.

Namun, saat polisi hendak mengamankan barang bukti yang dipakai Genna menikam, orangtua pelaku sudah membuangnya.

"Orangtua Ganna telah membuang barang bukti di Sungai Tello tetapi pelaku diamankan ke polsek untuk penyidikan lebih lanjut," ujar Halim. 

Saat ini, kata Halim, Ganna sudah berada di sel Mapolsek Panakkukang.

Sementara korban RU sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setelah mengalami luka robek di leher bagian kiri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Doni Monardo: Covid-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa bagi Kelompok Rentan

Doni Monardo: Covid-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa bagi Kelompok Rentan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juli 2020

Regional
Dua Mahasiswa Fakultas Kedokteran UHO Kendari Positif Covid-19

Dua Mahasiswa Fakultas Kedokteran UHO Kendari Positif Covid-19

Regional
'Gara-gara Tertusuk Batang Kelor Dinyatakan Kena Corona Makanya Kami Menolak'

"Gara-gara Tertusuk Batang Kelor Dinyatakan Kena Corona Makanya Kami Menolak"

Regional
Polisi Sebut Warga Jakarta yang Ditemukan Tewas di Hotel Cianjur Diduga Bunuh Diri

Polisi Sebut Warga Jakarta yang Ditemukan Tewas di Hotel Cianjur Diduga Bunuh Diri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juli 2020

Regional
IDI Makassar Kritik Gubenur Sulsel soal Pemusatan Pasien OTG Covid-19

IDI Makassar Kritik Gubenur Sulsel soal Pemusatan Pasien OTG Covid-19

Regional
Gara-gara Salah Ketik Koma, Banyak Calon Siswa Gagal di PPDB Sumbar

Gara-gara Salah Ketik Koma, Banyak Calon Siswa Gagal di PPDB Sumbar

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 6 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 6 Juli 2020

Regional
Viral Video Ratusan Orang di Jeneponto Bongkar Paksa Peti Jenazah Pasien Covid-19, Bawa Senjata Tajam

Viral Video Ratusan Orang di Jeneponto Bongkar Paksa Peti Jenazah Pasien Covid-19, Bawa Senjata Tajam

Regional
Soal Kalung Antivirus Corona, Menkes Terawan: Saya Malah Belum Mempelajari Isinya

Soal Kalung Antivirus Corona, Menkes Terawan: Saya Malah Belum Mempelajari Isinya

Regional
Pemkab Karawang Buka Seleksi Terbuka 6 Jabatan Tinggi

Pemkab Karawang Buka Seleksi Terbuka 6 Jabatan Tinggi

Regional
Sempat Dirawat, Bayi 11 Bulan Korban Kapal Tenggelam di NTT Meninggal

Sempat Dirawat, Bayi 11 Bulan Korban Kapal Tenggelam di NTT Meninggal

Regional
Tujuh Ular Piton Sepanjang Lima Meter Teror Warga Blora

Tujuh Ular Piton Sepanjang Lima Meter Teror Warga Blora

Regional
Dicabuli Ayah Kandung Selama 10 Tahun, Gadis Ini Tak Tega Lihat Sang Bapak Dipenjara

Dicabuli Ayah Kandung Selama 10 Tahun, Gadis Ini Tak Tega Lihat Sang Bapak Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X