Usai Pandemi, Jenazah Covid-19 yang Telah Dimakamkan Bisa Dipindahkan

Kompas.com - 12/06/2020, 19:05 WIB
Suasana pemakaman di TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur (02/04). NurPhoto/Getty ImagesSuasana pemakaman di TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur (02/04).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel mengisyaratkan jenazah yang telah dimakamkan di Macanda, Gowa, bisa dipindahkan usai pandemi corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel Ichsan Mustari menjelaskan, alasan jenazah PDP maupun positif Covid-19 dipindahkan usai pandemi agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

"Terkait dengan pemindahan apakah bisa, saya kira bisa, karena agama pun memungkinkan itu. Tapi kita telah tetapkan itu bisa dilakukan setelah pandemi Covid-19 ini selesai," kata Ichsan kepad wartawan, Jumat (12/6/2020).

Baca juga: Penjelasan Gubernur Sulsel soal Pemakaman Jenazah PDP Negatif dengan Protap Covid-19

Terkait mekanisme pemindahan jenazah yang telah dimakamkan, dirinya belum berkomentar banyak.

Namun, dia memastikan warga tidak akan sulit menemukan keluarganya karena di setiap makam diberi nisan yang terbuat dari kayu.

"Setelah pandemi supaya semuanya bisa teratur bisa dijalankan dan tak ada lagi masalah," tegas Ichsan.

Sejauh ini, sudah ada sekitar 250 jenazah berstatus PDP maupun positif Covid-19 dimakamkan di Macanda, Kabupaten Gowa.

Baca juga: Pemprov Sulsel Siapkan Lahan Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Ichsan yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan mengatakan, jenazah PDP atau positif Covid-19 awalnya dimakamkan di tempat itu lantaran warga yang berada di sekitaran pemakaman umum melakukan penolakan.

"Itu tidak lebih semua tindakan-tindakan itu dalam rangka demi memutus mata rantai," kata Ichsan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Awan Panas hingga Warga Diminta Mengungsi

Fakta Terkini Gunung Semeru Meletus, Keluarkan Awan Panas hingga Warga Diminta Mengungsi

Regional
Erupsi Gunung Semeru, 550 Warga di Radius 10 Kilometer dari Kawah Mengungsi

Erupsi Gunung Semeru, 550 Warga di Radius 10 Kilometer dari Kawah Mengungsi

Regional
Baliho Berisi Surat Gubernur tentang Pemecatan Faida Dipasang di Depan Pendopo Bupati Jember

Baliho Berisi Surat Gubernur tentang Pemecatan Faida Dipasang di Depan Pendopo Bupati Jember

Regional
Jumlah Kasus Corona di Kota Bandung Masih Terus Melonjak

Jumlah Kasus Corona di Kota Bandung Masih Terus Melonjak

Regional
Blora Persiapkan 50 Persen Sekolah Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Blora Persiapkan 50 Persen Sekolah Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

Regional
Viral Video Truk Terguling di Serang, Muatannya Dijarah Warga, Ini Penjelasan Kapolres

Viral Video Truk Terguling di Serang, Muatannya Dijarah Warga, Ini Penjelasan Kapolres

Regional
Aceh Segera Terbitkan Qanun soal Haji dan Umrah, Apa Saja Isinya?

Aceh Segera Terbitkan Qanun soal Haji dan Umrah, Apa Saja Isinya?

Regional
Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur 11 Kilometer Selama 3 Jam, Warga Panik dan Mengungsi

Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Meluncur 11 Kilometer Selama 3 Jam, Warga Panik dan Mengungsi

Regional
Kesaksian Warga yang Melihat Gunung Semeru Meletus: Seperti Guguran Awan Panas

Kesaksian Warga yang Melihat Gunung Semeru Meletus: Seperti Guguran Awan Panas

Regional
Setelah Dusun Semilir, Pemkab Semarang Incar Tempat Wisata Lain Pelanggar Protokol Kesehatan

Setelah Dusun Semilir, Pemkab Semarang Incar Tempat Wisata Lain Pelanggar Protokol Kesehatan

Regional
Menguji Tuah Prabowo di Pilkada Sumatera Barat

Menguji Tuah Prabowo di Pilkada Sumatera Barat

Regional
Tak Terima Ditegur saat Mabuk, Pelajar di Cianjur Bacok Pegawai Provider Seluler

Tak Terima Ditegur saat Mabuk, Pelajar di Cianjur Bacok Pegawai Provider Seluler

Regional
Memburu Ali Kalora, Pimpinan MIT yang Terlibat Teror di Sigi, Operasi Rutin hingga Gunakan Thermal Drone

Memburu Ali Kalora, Pimpinan MIT yang Terlibat Teror di Sigi, Operasi Rutin hingga Gunakan Thermal Drone

Regional
Kisah Rizti, 9 Tahun Dampingi Suami Pengidap HIV/AIDS, hingga Bangun Komunitas Pita Merah

Kisah Rizti, 9 Tahun Dampingi Suami Pengidap HIV/AIDS, hingga Bangun Komunitas Pita Merah

Regional
Spanduk Ajakan Taati Protokol Kesehatan Diturunkan, Seniman di Banyumas Protes

Spanduk Ajakan Taati Protokol Kesehatan Diturunkan, Seniman di Banyumas Protes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X