Satu Lagi PDP Covid-19 di Makassar Meninggal Dunia

Kompas.com - 24/03/2020, 16:10 WIB
Ilustrasi Corona KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Corona

MAKASSAR, KOMPAS.com -Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali melaporkan adanya pasien dalam pengawasan ( PDP) karena diduga terinfeksi Covid-19 yang meninggal dunia.

Pasien laki-laki itu meninggal di Rumah Sakit Siloam Makassar.

Pejabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengatakan, pasien yang meninggal pernah berkunjung ke Kota Bogor, Jawa Barat, dan Kota Raha, Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Beda Batuk sebagai Gejala Virus Corona dengan Batuk akibat TBC

Dinas Kesehatan Kota Makassar sudah mengambil sampel lendir tenggorokan pasien ini dan sudah dikirim ke laboratorium Litbangkes Kementerian Kesehatan tetapi hasilnya belum keluar.

"Hasil sementara thoraks, rontgennya itu mengarah ke pneumonia," kata Iqbal saat diwawancara wartawan di Baruga Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Kalimantan Barat Bertambah Jadi 3 Orang

Iqbal mengatakan pasien PDP yang meninggal dunia kini sudah dimakamkan tanpa diberikan ke pihak keluarga. 

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolres Singkawang Marahi Pemilik Warung Kopi yang Tak Indahkan Imbauan

Kapolres Singkawang Marahi Pemilik Warung Kopi yang Tak Indahkan Imbauan

Regional
Bayi 4 Bulan Positif Covid-19 Kondisinya Membaik, Tak Lagi Sesak Napas

Bayi 4 Bulan Positif Covid-19 Kondisinya Membaik, Tak Lagi Sesak Napas

Regional
Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Regional
Satu WNA dan 1 Dokter di Palangkaraya Positif Covid-19

Satu WNA dan 1 Dokter di Palangkaraya Positif Covid-19

Regional
Pilkada Ditunda, 289 Panwas dan Staf Sekretariat Kecamatan di Semarang Dinonaktifkan

Pilkada Ditunda, 289 Panwas dan Staf Sekretariat Kecamatan di Semarang Dinonaktifkan

Regional
Pulang dari Surabaya, Seorang Warga Kabupaten Madiun Positif Corona

Pulang dari Surabaya, Seorang Warga Kabupaten Madiun Positif Corona

Regional
Hasil Rapid Test di Banten, 34 Orang Terpapar Virus

Hasil Rapid Test di Banten, 34 Orang Terpapar Virus

Regional
UPDATE: Covid-19 di Kaltim, Positif 20, Meninggal 1, PDP 175 dan ODP 3.224 Orang

UPDATE: Covid-19 di Kaltim, Positif 20, Meninggal 1, PDP 175 dan ODP 3.224 Orang

Regional
Seorang Lagi Sembuh dari Covid-19 di Jatim, Usianya 60 Tahun

Seorang Lagi Sembuh dari Covid-19 di Jatim, Usianya 60 Tahun

Regional
Dinyatakan Sembuh, 4 Pasien Covid-19 di RSWN Semarang Diperbolehkan Pulang

Dinyatakan Sembuh, 4 Pasien Covid-19 di RSWN Semarang Diperbolehkan Pulang

Regional
Hasil Rapid Test Pertama Kota Sukabumi Negatif, Akan Ditambah 2.000 Alat

Hasil Rapid Test Pertama Kota Sukabumi Negatif, Akan Ditambah 2.000 Alat

Regional
Gubernur Sulut Geser Anggaran Pilkada untuk Penanganan Covid-19

Gubernur Sulut Geser Anggaran Pilkada untuk Penanganan Covid-19

Regional
Pulang ke Ambon, 16 Calon Perwira Polisi Dikarantina

Pulang ke Ambon, 16 Calon Perwira Polisi Dikarantina

Regional
Massa Tolak Pemakaman 2 Jenazah PDP Corona, Pj Wali Kota Makassar Mengaku Terlambat Dapat Info

Massa Tolak Pemakaman 2 Jenazah PDP Corona, Pj Wali Kota Makassar Mengaku Terlambat Dapat Info

Regional
Akibat Corona, KA Anjasmoro Relasi Jombang-Jakarta Tak Beroperasi Mulai 1 April

Akibat Corona, KA Anjasmoro Relasi Jombang-Jakarta Tak Beroperasi Mulai 1 April

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X