Razia Malam Valentine, Bule Asal Jerman Diamankan Satpol PP Makassar

Kompas.com - 14/02/2020, 18:09 WIB
Kaaatpol PP Kota Makassar Iman Hud saat diwawancarai mengenai razia di malam hari valentine, Kamis (13/2/2020). Dok Humas Satpol PPKaaatpol PP Kota Makassar Iman Hud saat diwawancarai mengenai razia di malam hari valentine, Kamis (13/2/2020).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Satuan polisi pamong praja (Satpol PP) kota Makassar mengamankan seorang wanita asal Jerman saat melakukan razia pasangan ilegal di salah satu wisma di Kecamatan Wajo, Makassar, Kamis (13/2/2020) malam. 

Kasatpol PP Kota Makassar Iman Hud mengatakan bahwa bule tersebut diamankan di dalam sebuah kamar saat bersama laki-laki yang berasal dari Indonesia. 

"WNA asal Jerman yang diamankan tersebut bersama dengan seorang laki-laki, laki-laki itu bukan dari luar negeri," kata Iman, Jumat (14/2/2020).

Baca juga: Bagikan Bunga dan Cokelat, Cara Polisi Bangli Rayakan Valentine

Bule tersebut, kata Iman, sempat dibawa ke Balaikota Makassar. Saat diperiksa, warga negara Jerman itu memiliki kelengkapan surat dan dokumen resmi. 

Tidak lama setelah diamankan, petugas Satpol PP kemudian melepaskan bule tersebut. 

"Jadi kita langsung bebaskan, dia datang ke sini karena kunjungan wisata. Apalagi budaya kita dengan dia berbeda, jadi langsung kita bebaskan," ungkap Iman. 

Dalam razia ini sendiri total ada tujuh pasangan yang terjaring razia. Selain itu, petugas satpol juga mengamankan 7 wanita yang diduga menunggu pasangannya di kamar wisma. 

Salah satunya ialah wanita yang masih di bawah umur. 

"Umurnya baru 17 tahun, katanya dia putus sekolah, kita lakukan assesmen dan memberikan pembinaan serta memanggil orang tuanya yang akan menjemput," tutur Iman.

Baca juga: Hari Valentine, Pendapatan Pedagang di Pasar Kembang Cikini Meningkat Dua Kali Lipat

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Mukhtar Tahir mengatakan, saat ini masih ada empat pasangan muda-mudi tanpa identitas resmi yang masih ditahan. 

Mukhtar menyebut bahwa pihaknya masih mendata apakah pasangan di luar nikah yang terjaring memiliki pasangan resmi atau tidak. 

"Ya, kalau mereka tidak mengantongi dokumen resmi dan didapati maka kita akan proses. Kita akan mempersatukan mereka kalau mereka punya pasangan," kata Mukhtar saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat siang. 

Razia ini sendiri, kata Mukhtar, dilakukan atas perintah Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb yang melarang para pemuda memiliki aktivitas yang dapat melanggar norma-norma kesusilaan di Hari Valentine

"Inilah yang jadi respon. Dan permintaan Pj Wali Kota untuk menyisir penginapan yang banyak dilaporkan," terang Mukhtar.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolres Singkawang Marahi Pemilik Warung Kopi yang Tak Indahkan Imbauan

Kapolres Singkawang Marahi Pemilik Warung Kopi yang Tak Indahkan Imbauan

Regional
Bayi 4 Bulan Positif Covid-19 Kondisinya Membaik, Tak Lagi Sesak Napas

Bayi 4 Bulan Positif Covid-19 Kondisinya Membaik, Tak Lagi Sesak Napas

Regional
Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Bocah 6 Tahun di Bandung Terpeleset dan Tenggelam di Parit

Regional
Satu WNA dan 1 Dokter di Palangkaraya Positif Covid-19

Satu WNA dan 1 Dokter di Palangkaraya Positif Covid-19

Regional
Pilkada Ditunda, 289 Panwas dan Staf Sekretariat Kecamatan di Semarang Dinonaktifkan

Pilkada Ditunda, 289 Panwas dan Staf Sekretariat Kecamatan di Semarang Dinonaktifkan

Regional
Pulang dari Surabaya, Seorang Warga Kabupaten Madiun Positif Corona

Pulang dari Surabaya, Seorang Warga Kabupaten Madiun Positif Corona

Regional
Hasil Rapid Test di Banten, 34 Orang Terpapar Virus

Hasil Rapid Test di Banten, 34 Orang Terpapar Virus

Regional
UPDATE: Covid-19 di Kaltim, Positif 20, Meninggal 1, PDP 175 dan ODP 3.224 Orang

UPDATE: Covid-19 di Kaltim, Positif 20, Meninggal 1, PDP 175 dan ODP 3.224 Orang

Regional
Seorang Lagi Sembuh dari Covid-19 di Jatim, Usianya 60 Tahun

Seorang Lagi Sembuh dari Covid-19 di Jatim, Usianya 60 Tahun

Regional
Dinyatakan Sembuh, 4 Pasien Covid-19 di RSWN Semarang Diperbolehkan Pulang

Dinyatakan Sembuh, 4 Pasien Covid-19 di RSWN Semarang Diperbolehkan Pulang

Regional
Hasil Rapid Test Pertama Kota Sukabumi Negatif, Akan Ditambah 2.000 Alat

Hasil Rapid Test Pertama Kota Sukabumi Negatif, Akan Ditambah 2.000 Alat

Regional
Gubernur Sulut Geser Anggaran Pilkada untuk Penanganan Covid-19

Gubernur Sulut Geser Anggaran Pilkada untuk Penanganan Covid-19

Regional
Pulang ke Ambon, 16 Calon Perwira Polisi Dikarantina

Pulang ke Ambon, 16 Calon Perwira Polisi Dikarantina

Regional
Massa Tolak Pemakaman 2 Jenazah PDP Corona, Pj Wali Kota Makassar Mengaku Terlambat Dapat Info

Massa Tolak Pemakaman 2 Jenazah PDP Corona, Pj Wali Kota Makassar Mengaku Terlambat Dapat Info

Regional
Akibat Corona, KA Anjasmoro Relasi Jombang-Jakarta Tak Beroperasi Mulai 1 April

Akibat Corona, KA Anjasmoro Relasi Jombang-Jakarta Tak Beroperasi Mulai 1 April

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X