Detik-detik Moncong Ikan Marlin Menancap ke Leher Seorang Remaja Saat Sedang Memancing

Kompas.com - 20/01/2020, 18:55 WIB
Moncong ikan sori alais marlin usai dikeluarkan melalui operasi dari leher remaja kelas 2 SMP Muhammad Idul di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Senin (20/1/2020). IstimewaMoncong ikan sori alais marlin usai dikeluarkan melalui operasi dari leher remaja kelas 2 SMP Muhammad Idul di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Senin (20/1/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Saharuddin (42) menceritakan detik-detik moncong seekor ikan marlin menancap ke leher anaknya, Muhammad Idul (16).

Moncong tajam ikan ini tertancap hingga 15 cm di leher Idul.

Kala itu, Sabtu (18/1/2020) malam di Desa Wakinamboro, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Idul berpamitan untuk memancing bersama seorang rekannya.

Mancing menjadi hobi Idul di kala malam minggu tiba. 

Saat rekannya menyenter ke dasar laut, tiba-tiba seekor ikan Marlin ke permukaan dan langsung menancapkan moncong yang tajam ke leher siswa kelas 2 SMP tersebut. 

"Kebetulan temannya itu ada senternya. Dinyalakan senternya terus ikannya loncat-loncat sehingga saya punya anak juga terbang satu meter dari perahunya," kata Saharuddin saat diwawancarai di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Senin (20/1/2020) sore. 

Baca juga: Leher Remaja ini Tertusuk Moncong Ikan Marlin Sedalam 15 Cm Saat Memancing di Laut

Saat terjatuh dari perahu, tangan kanan Idul mencengkeram ikan marlin yang menancap di lehernya.

Sementara satu tangan lainnya berayun agar bisa berenang di lautan. 

Rekannya coba menolong Idul hingga kembali naik ke perahu.

Idul lalu pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki sembari mencengkeram ikan marlin yang menancap di lehernya tersebut.

Saat itu Idul masih sadar dan berbicara perihal peristiwa yang menimpanya. 

"Dia sendiri yang pegang ikannya yang sudah mati. Setelah itu baru dibawa ke rumah sakit," ujar Saharuddin. 

Sebelum dirujuk ke RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Idul sempat dirawat di Rumah Sakit Siloam, Baubau.

Di rumah sakit ini, dokter yang menangani memotong ikan marlin hingga hanya menyisakan kepala yang sebagian besar moncongnya menancap di leher Idul. 

Karena keterbatasan alat, Saharuddin diminta oleh dokter untuk membawa anaknya ke Makassar agar bisa dioperasi. 

"Jadi hari minggu malam dengan naik pesawat saya bersama Idul dengan keluarga lain tiba di Makassar," ucap Saharuddin. 

Baca juga: Insiden Dua Moncong Pesawat Garuda Indonesia Berhadapan Dinilai karena Kelalaian Pilot

Diberitakan sebelumnya, leher Muhammad Idul (16) tertancap moncong ikan sori (ikan marlin) sedalam 15 cm saat sedang memancing di laut di Desa Wakinamboro, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Sabtu (18/1/2020) sekitar pukul 22.00 WITA. 

Butuh waktu dua hari agar moncong ikan yang tajam itu lepas dari leher siswa kelas 2 SMP tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Hadapi Debat Pertama Lawan Gibran-Teguh, Pasangan Bajo Lakukan 3 Kali Simulasi

Regional
KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

KPU Ternate Larang Paslon dan Pendukung Lakukan Arak-arakan Saat Hadiri Debat Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2020

Regional
Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Hanya karena Sering Ngompol, Bocah Balita Dianiaya hingga Alami Trauma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X