Modus Pencurian di Makassar, Istri Pura-pura Jual Diri, Suami Sediakan Mobil untuk Kabur

Kompas.com - 14/01/2020, 18:19 WIB
Pasutri di Makassar inisial IH (22) dan DS (22) saat diamankan di Polsek Panakkukang, Selasa (14/1/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANPasutri di Makassar inisial IH (22) dan DS (22) saat diamankan di Polsek Panakkukang, Selasa (14/1/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pasangan suami istri berinisial IH (22) dan DS (22) ditangkap tim Resmob Polsek Panakkukang karena mencuri di salah satu wisma di Jalan Hertasning, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Senin (13/1/2020) malam.

Kapolsek Panakkukang Kompol Jamal Fathurrahman mengatakan, pencurian ini berawal dari sang istri, DS berpura-pura menjajakan dirinya ke seorang laki-laki melalui aplikasi MiChat. 

Saat keduanya bertemu di wisma, DS membawa lari uang dan ponsel korban saat wanita itu menyuruh korbannya mandi. 

"Ketika di dalam kamar mandi, di situlah pelaku melakukan aksi pencuriannya. Pelaku mengambil uang dan handphone. Kemudian pelaku melarikan diri bersama temannya (suami)," kata Jamal saat konferensi pers di Mapolsek Panakkukang, Selasa (14/1/2020).


Baca juga: Pembina Pramuka Ajarkan Siswa SD Yel-yel Bernada SARA, Gus Mus: Itu Bodoh dan Gendeng...

Menurut Jamal, pasutri tersebut berbagi peran dalam melancarkan aksinya.

Sang istri berperan sebagai orang yang bertransaksi dan mengambil langsung barang korban. 

Sementara suami, dengan mobil pinjaman dari teman datang menjemput istrinya setelah berhasil menggondol barang korban.

"Lelaki IH (suami) yang menjemput pelaku, kuat dugaan turut serta dalam membantu kejahatan dengan modus terbaru ini," ucap Jamal. 

Saat hendak ditangkap, pasangan suami istri ini berusaha melarikan diri dengan menggunakan mobil.

Namun di tengah perjalanan, sang suami menabrak sebuah portal di Jalan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Ekor Surili Masuk Perkampungan Diduga Kelaparan, Makan Sabun Batangan

Tiga Ekor Surili Masuk Perkampungan Diduga Kelaparan, Makan Sabun Batangan

Regional
Megawati Nasihati Gubernur Sulut: Jangan Tambah Gemuk, Banyak Jalan

Megawati Nasihati Gubernur Sulut: Jangan Tambah Gemuk, Banyak Jalan

Regional
Ini 5 Faktor yang Sebabkan Longsor di Sukajaya Bogor Menurut PVMBG

Ini 5 Faktor yang Sebabkan Longsor di Sukajaya Bogor Menurut PVMBG

Regional
Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Regional
Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Regional
Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Ini Identitas 8 Korban Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang

Regional
Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Wakil Gubernur Jabar: Sunda Empire dan Kesultanan Selaco Sah-sah Saja

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang yang Tewaskan 8 Orang

Regional
Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Guntur Garut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X