Pembunuhan Mahasiswi UIN Alauddin Makassar, Begini Pengakuan Pelaku

Kompas.com - 16/12/2019, 12:14 WIB
Ilustrasi iStockphotoIlustrasi

MAKASSAR, KOMPAS.com – Ridhoyatul Khaer alias Ridho (24) membunuh Asmaul Husna (24), mahasiswi UIN Alauddin Makassar yang juga kekasihnya, diduga karena masalah kehamilan yang sudah menginjak empat bulan.  

Saat itu, Ridho berkunjung ke kontrakan Asmaul Husna di Perumahan Citra Elok, Jalan Tamangapa, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (14/12/2019), untuk membahas masalah kehamilan.

“Pelaku awalnya berbicara baik-baik menanyakan usia kehamilan korban. Mengetahui usia kandungan 4 bulan, Ridho bermaksud akan memberi tahu orangtua korban setelah pulang dari kontrakan. Tapi korban ingin memberitahukan masalah kehamilannya ini ke orangtuanya saat itu juga," kata Kapolsek Manggala Kompol Hasniati, Senin (16/12/2019).

Baca juga: Setelah Mengaku Hamil, Mahasiswi UIN Alauddin Makassar Dibunuh Kekasih

Mendengar jawaban Ridho, korban bergegas mengambil handphone miliknya untuk menghubungi orangtuanya. 

"Korban ingin meminta pertanggungjawaban pelaku. Justru Ridho mengancam akan membunuhnya jika korban menghubungi orangtuanya," ungkapnya.

Ancaman Ridho tersebut tak digubris korban. Asmaul Husna justru menantang balik Ridho untuk membunuhnya jika mempunyai keberanian.

Tanpa pikir panjang, pelaku yang dalam keadaan emosi dan panik langsung membekap wajah korban menggunakan bantal sekitar 15 menit.

Melihat korban masih hidup, pelaku kemudian ke dapur mengambil pisau untuk membunuh korban.

Baca juga: Dibunuh dengan Bantal dan Pisau, Ini Fakta-fakta Tewasnya Mahasiswi Makassar di Tangan Kekasih

Diberitakan sebelumnya, Asmaul Husna (24), mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, tewas dibunuh kekasihnya di Perumahan Citra Elok, Jalan Tamangapa, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (14/12/2019).

Jasad Asmaul Husna pertama kali ditemukan oleh sepupunya, Satriani (27). Korban ditemukan bersimbah darah dengan wajah tertutup bantal.

 

Polisi kemudian menangkap Ridho. Ia mengakui telah membunuh Asmaul Husna.

 

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Rapid Test di Banten, 34 Orang Terpapar Virus

Hasil Rapid Test di Banten, 34 Orang Terpapar Virus

Regional
UPDATE: Covid-19 di Kaltim, Positif 20, Meninggal 1, PDP 175 dan ODP 3.224 Orang

UPDATE: Covid-19 di Kaltim, Positif 20, Meninggal 1, PDP 175 dan ODP 3.224 Orang

Regional
Seorang Lagi Sembuh dari Covid-19 di Jatim, Usianya 60 Tahun

Seorang Lagi Sembuh dari Covid-19 di Jatim, Usianya 60 Tahun

Regional
Dinyatakan Sembuh, 4 Pasien Covid-19 di RSWN Semarang Diperbolehkan Pulang

Dinyatakan Sembuh, 4 Pasien Covid-19 di RSWN Semarang Diperbolehkan Pulang

Regional
Hasil Rapid Test Pertama Kota Sukabumi Negatif, Akan Ditambah 2.000 Alat

Hasil Rapid Test Pertama Kota Sukabumi Negatif, Akan Ditambah 2.000 Alat

Regional
Gubernur Sulut Geser Anggaran Pilkada untuk Penanganan Covid-19

Gubernur Sulut Geser Anggaran Pilkada untuk Penanganan Covid-19

Regional
Pulang ke Ambon, 16 Calon Perwira Polisi Dikarantina

Pulang ke Ambon, 16 Calon Perwira Polisi Dikarantina

Regional
Massa Tolak Pemakaman 2 Jenazah PDP Corona, Pj Wali Kota Makassar Mengaku Terlambat Dapat Info

Massa Tolak Pemakaman 2 Jenazah PDP Corona, Pj Wali Kota Makassar Mengaku Terlambat Dapat Info

Regional
Akibat Corona, KA Anjasmoro Relasi Jombang-Jakarta Tak Beroperasi Mulai 1 April

Akibat Corona, KA Anjasmoro Relasi Jombang-Jakarta Tak Beroperasi Mulai 1 April

Regional
Data Terbaru, Pasien Positif Corona di Sumut Jadi 26 Orang

Data Terbaru, Pasien Positif Corona di Sumut Jadi 26 Orang

Regional
PKB Bentuk Gugus Tugas Covid-19 untuk Antisipasi Dampak Ekonomi

PKB Bentuk Gugus Tugas Covid-19 untuk Antisipasi Dampak Ekonomi

Regional
Pembatasan Sosial Berskala Besar, Surabaya akan Batasi Operasional Mal dan Kafe

Pembatasan Sosial Berskala Besar, Surabaya akan Batasi Operasional Mal dan Kafe

Regional
Kondisi Suami Istri Positif Covid-19 di NTB Semakin Membaik

Kondisi Suami Istri Positif Covid-19 di NTB Semakin Membaik

Regional
Pemkot Surabaya Godok Aturan Pembatasan Sosial Skala Besar untuk Cegah Covid-19

Pemkot Surabaya Godok Aturan Pembatasan Sosial Skala Besar untuk Cegah Covid-19

Regional
1 Warga Positif Corona, 5 Kecamatan di Garut Diawasi dan Pasar Ditutup 3 Hari

1 Warga Positif Corona, 5 Kecamatan di Garut Diawasi dan Pasar Ditutup 3 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X