Cekcok soal Lahan, Polisi Lepaskan Tembakan di Depan Rumah Pamannya

Kompas.com - 25/11/2019, 16:28 WIB
Ilustrasi tembakan Ilustrasi tembakan

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang polisi di Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan, menembakkan senjata api di depan rumah pamannya, Jumat (22/11/2019) malam. 

Kanit Reskrim Polsek Manggala Iptu Syamsuddin mengatakan, polisi yang bertugas di Polsek Makassar itu diduga bersengketa tanah dengan pamannya, hingga mengintimidasi pamannya dengan menembakkan senjata api. 

"Jadi dugaan sementara itu terkait sengketa tanah," kata Syamsuddin, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (25/11/2019). 

Baca juga: Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong


Syamsuddin mengatakan, selama cekcok terjadi, polisi tersebut berada di luar rumah pamannya. Sementara sang paman juga tak kunjung keluar rumah. 

Hal ini kemudian yang membuat polisi tersebut menembakkan senjata ke udara.

Suara tembakan terdengar jelas karena peristiwa itu terjadi malam hari.

Polisi tersebut diketahui tidak sempat bertemu dengan pamannya.

Saat ini polisi itu telah ditahan dan kini diperiksa oleh Propam Polrestabes Makassar. 

"Yang tangani langsung memang Propam Polrestabes Makassar," ujar Syamsuddin. 

Baca juga: Anak Bupati Majalengka yang Tembak Kontraktor Akhirnya Ditahan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Kepala SD Tewas di Mobil | Nostalgia Zaman Majapahit di Lembah Tumpang

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Kepala SD Tewas di Mobil | Nostalgia Zaman Majapahit di Lembah Tumpang

Regional
Rombongan Guru TK Kecelakaan, Biaya Pengobatan Ditanggung Jasa Raharja

Rombongan Guru TK Kecelakaan, Biaya Pengobatan Ditanggung Jasa Raharja

Regional
Hendak Edarkan Sabu, Sopir Mobil Lintas Provinsi Diamankan Polisi

Hendak Edarkan Sabu, Sopir Mobil Lintas Provinsi Diamankan Polisi

Regional
Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar Tuai Kecaman Warganet

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar Tuai Kecaman Warganet

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Regional
Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Regional
Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Regional
Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Regional
Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Regional
Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Regional
Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Regional
Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Regional
Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X