Buntut Penyerangan Mahasiswa UMI Selama Sepekan, Kuliah Diliburkan, Kampus Dikosongkan

Kompas.com - 21/11/2019, 16:22 WIB
Wakil Rektor III UMI Prof Laode Husein saat diwawancara di ruangannya, Senin (18/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANWakil Rektor III UMI Prof Laode Husein saat diwawancara di ruangannya, Senin (18/11/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pimpinan Universitas Muslim Indonesia ( UMI) Makassar akhirnya memutuskan untuk meliburkan kegiatan perkuliahan selama empat hari, pasca-penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) ke kampus tersebut sejak sepekan terakhir. 

Wakil Rektor III UMI Prof Laode Husein mengatakan, keputusan ini diambil demi keamanan mahasiswa dan pegawai kampus.

Mereka merasa khawatir atas teror tak berkesudahan di kampus beralmamater hijau itu. 

"Mulai Kamis hingga Minggu (diliburkan). Pertimbangan yang pertama kita mencermati fenomena yang ada. Keinginan kita untuk memberikan suasana yang kondusif dan pertimbangan keamanan," kata Husein kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (21/11/2019).

Baca juga: Penyerangan Kampus UMI Makassar Dipicu Dendam Lama

Laode menambahkan, selain meliburkan perkuliahan, petinggi kampus juga meliburkan segala bentuk aktivitas di dalam kampus yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar itu. 

Hal ini juga berlaku bagi organisasi intra kampus yang memiliki sekretariat di dalam kampus.

Laode menegaskan tidak boleh ada organisasi mahasiswa yang melaksanakan kegiatan di dalam kampus 2 UMI. 

Selama pengosongan kampus UMI, pihaknya juga akan melakukan langkah-langkah restoratif untuk berbagai kasus yang terjadi di dalam kampus. 

Polisi juga akan berjaga selama pengosongan kampus.

"Ini kan proses penegakan hukum dilakukan pihak kepolisian dan langkah-langkah restoratif kita harapkan itu ada," ujar dia. 

Dalam sepekan terakhir, berbagai penyerangan yang dilakukan OTK terjadi di dalam UMI.

Peristiwa ini bermula pada Selasa 12 November lalu yang menyebabkan mahasiswa Fakultas Hukum UMI Andi Fredi Akirmas tewas ditikam oleh OTK. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Regional
Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Regional
Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Regional
Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Regional
Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Regional
Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Regional
BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Regional
Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X