Bacok Kepala Korbannya Karena Kesal, Tukang Tambal Ban Ini Ditangkap

Kompas.com - 13/11/2019, 05:19 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Indra (29), ditangkap polisi usai menjadi pelaku penganiayaan berat terhadap seorang warga di Jalan Veteran Utara lorong 41, Makassar, Selasa (12/11/2019) dini hari. 

Selain itu, Indra juga menjadi pelaku pencurian dengan kekerasan di rumah warga di Kecamatan Tamalate, Makassar, 6 November lalu.

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (12/11/2019).

Ia mengatakan, Indra tidak hanya melakukan penganiayaan berat tetapi juga pencurian dengan kekerasan. 


Baca juga: Minta Pijat Tak Dipenuhi, Suami Bacok Istri dengan Sabit

Alasan pelaku

"Pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memarang korban di bagian kepala sebelah kiri menggunakan pisau jame-jame," ujar Indratmoko saat dikonfirmasi. 

Disebutkan Indratmoko, Indra yang juga bekerja sebagai tukang tambal ban ini melakukan penganiayaan lantaran kesal dengan korban. 

Saat pengembangan kasus, polisi menembak Indra tepat di betis kaki.

Indratmoko mengatakan bahwa Indra mendorong petugas dan mencoba melarikan diri saat dibawa menuju lokasi TKP. 

Baca juga: Pelaku Cabul yang Bacok Polisi Akhirnya Ditangkap

Kaki ditembak

"Anggota melakukan tembakan peringatan karena tidak diindahkan oleh pelaku," katanya. 

"Sehingga dipandang perlu untuk dilakukan tindakan tegas terukur dengan cara mengarahkan tembakan ke kaki pelaku." 

Indra sempat dirawat ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar usai ditembak polisi.  

Usai dirawat, Indra dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Baca juga: Tukang Becak Bacok Purnawirawan TNI hingga Tewas, Lantas Mengurung Diri

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Megawati soal Permintaan Rekomendasi Langsung: Belum Jadi Pemimpin Sudah dari Belakang

Megawati soal Permintaan Rekomendasi Langsung: Belum Jadi Pemimpin Sudah dari Belakang

Regional
Viral, Gajah Liar Masuk Kompleks SD Lalu Makan Sawit dan Bunga, Orangtua Siswa Panik

Viral, Gajah Liar Masuk Kompleks SD Lalu Makan Sawit dan Bunga, Orangtua Siswa Panik

Regional
Keluarga Kakek yang Disebut Wagub Sulsel Meninggal karena Kelaparan Membantah

Keluarga Kakek yang Disebut Wagub Sulsel Meninggal karena Kelaparan Membantah

Regional
Kesultanan Selaco Tasikmalaya Ternyata Punya SK KemenkumHAM dan Surat dari PBB

Kesultanan Selaco Tasikmalaya Ternyata Punya SK KemenkumHAM dan Surat dari PBB

Regional
Tiga Ekor Surili Masuk Perkampungan Diduga Kelaparan, Makan Sabun Batangan

Tiga Ekor Surili Masuk Perkampungan Diduga Kelaparan, Makan Sabun Batangan

Regional
Megawati Nasihati Gubernur Sulut: Jangan Tambah Gemuk, Banyak Jalan

Megawati Nasihati Gubernur Sulut: Jangan Tambah Gemuk, Banyak Jalan

Regional
Ini 5 Faktor yang Sebabkan Longsor di Sukajaya Bogor Menurut PVMBG

Ini 5 Faktor yang Sebabkan Longsor di Sukajaya Bogor Menurut PVMBG

Regional
Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Regional
Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Regional
Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

4 'Kerajaan' yang Pernah Gegerkan Warga, Keraton Agung Sejagat hingga Kerajaan Ubur-Ubur

Regional
[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

[POPULER NUSANTARA] Munculnya Kesultanan Selaco | Viral Tagihan 2 Ekor Ayam Rp 800.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X