Polda Sulsel Tetapkan Wakil Ketua DPD Golkar sebagai Tersangka

Kompas.com - 08/11/2019, 16:00 WIB
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani saat diwawancara perihal penetapan tersangka politisi Partai Golkar Sulsel di Jalan Bhayangkara Makassar, Jumat (8/11/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANKabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani saat diwawancara perihal penetapan tersangka politisi Partai Golkar Sulsel di Jalan Bhayangkara Makassar, Jumat (8/11/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan menetapkan Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Muhammad Risman Pasigai, sebagai tersangka.

Risman ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik oleh salah satu kader partai Golkar lainnya.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Soendani mengatakan, kasus pencemaran nama baik tersebut diduga dilakukan saat acara Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan, pada 26 Juli 2019 lalu. 

Baca juga: Warga Gotong Jenazah hingga Masuk ke Dalam Kantor Wali Kota Sorong

Saat itu, Risman menuding Rusdi Abdullah yang juga merupakan kader partai Golkar, sebagai biang keributan di acara Musda Golkar Sulsel tersebut.

"Ini awalnya konflik internal Partai Golkar yang ada di Sulawesi Selatan, yang berakibat ketersinggungan Rudal (Rusdi Abdullah)," kata Dicky saat ditemui di Makassar, Jumat (8/11/2019).

Dicky mengatakan, Risman menyebut Rusdi Abdullah sebagai biang keributan di Musda Golkar Sulsel, karena Risman sebagai ketua panitia mendapati dua orang yang membagikan selebaran kepada peserta Musda untuk menolak acara tersebut.

Namun, Risman langsung menuduh kedua orang tersebut sebagai kader Rusdi Abdullah yang merupakan bendahara Partai Golkar.

Padahal, kedua orang tersebut sudah membantah dan mengakui bahwa membagikan selebaran tersebut atas inisiatif sendiri.

"Saudara Risman Pasigai memberikan pernyataan di media bahwa ini kerjaan kader-kadernya Rudal (Rusdi Abdullah) yang mengacaukan Musda tersebut," kata Dicky.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, Dicky menyebut Risman Pasigai tidak ditahan, lantaran ia hanya dikenakan Pasal 310 dan 311 KUHP yang ancaman hukumannya di bawah 9 bulan penjara.

Baca juga: Golkar Tetap Konstisten Dukung Pilkada Langsung

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Regional
BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Pemprov Sulsel Klaim 12 Kabupaten Sudah Aman dari Covid-19

Regional
Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X