Kasus Balita 2 Tahun Peluk Mayat Ibu Dihentikan Polisi, Ini Sebabnya

Kompas.com - 07/11/2019, 13:51 WIB
Ilustrasi garis polisi. SHUTTERSTOCKIlustrasi garis polisi.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Polisi menghentikan penyelidikan kasus kematian Marni (39) di sebuah indekos di Jalan Bonto Nompo, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (28/10/2019) lalu.

Saat ditemukan, anaknya yang masih balita 2 tahun, EA, memeluk Marni yang sudah meninggal dua hari sejak ditemukan. 

Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin saat dikonfirmasi membenarkan penghentian penyelidikan kasus kematian Marni. 

Menurut dia, penghentian penyelidikan kasus ini karena keluarga sudah menerima kematiannya. 

Baca juga: Wagub Sulsel Tawarkan Rawat Angel, Balita yang Peluk Mayat Ibunya 2 Hari

Tidak ada tanda kekerasan

Selain itu tidak adanya hasil otopsi menyulitkan pihak kepolisian untuk menyelidiki penyebab kematian istri anggota TNI tersebut. 

"Untuk sementara kami hentikan," kata Arif Amiruddin kepada Kompas.com, Kamis (7/11/2019).

"Pihak keluarga juga sudah menerima dan kemarin tidak diotopsi juga karena pihak keluarga tidak mau." 

Arif Amiruddin juga mengatakan sejauh ini kesimpulan yang diambil polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. 

Namun terkait pemeriksaan saksi-saksi, Kapolsek Tamalate enggan membeberkannya. 

"Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," kata Arif Amiruddin singkat. 

Baca juga: Fakta Lengkap Balita 2 Tahun yang Peluk Jenazah Ibunya di Kamar, Alami Trauma hingga Polisi Periksa Suami Korban

Gegerkan warga

Sebelumnya diberitakan seorang balita perempuan ditemukan sedang memeluk ibunya yang sudah meninggal dunia di sebuah kamar indekos di Jalan Bonto Nompo, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (28/10/2019) sore.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X