Empat Pemuda di Makassar Keroyok Polisi karena Uang Parkir

Kompas.com - 09/09/2019, 18:58 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko usai menggelar konferensi pers di Aula Polrestabes Makassar, Senin (17/6/2019). Kompas.com/HIMAWAN Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko usai menggelar konferensi pers di Aula Polrestabes Makassar, Senin (17/6/2019).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang polisi bernama Bripda Irsan menjadi korban pengeroyokan empat pemuda saat berada di halaman mini market di Jalan Andi Tonro, Kecamatan Tamalate, Makassar, Minggu (8/9/2019).

Empat pemuda tersebut Sakir (30), Sultan alias Aco (20), Dandi alias Temon (21), dan pria yang berinisial N. Ketiga pelaku sudah diamankan sementara N masih dalam pengejaran polisi alias DPO. 


Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika Bripda Irsan keluar dari sebuah mini market.

Baca juga: Ini Isi Surat Pernyataan Keluarga Zaenal, Pria Tewas Diduga Menyerang Polisi karena Tilang

 

Saat hendak memasuki mobilnya tiba-tiba bagian belakang mobilnya dipukul oleh salah seorang pelaku dan menagih uang parkir

"Saat itu korban turun dari mobil dan menyampaikan bahwa dirinya anggota Polri namun tidak dihiraukan oleh pelaku," ujar Indratmoko, Senin (9/9/2019).

Pelaku tidak menghiraukan ketika polisi yang bertugas di Polsek Rappocini itu mengatakan bahwa dirinya seorang polisi. Bahkan, mereka meminta kartu tanda anggota (KTA) kepolisian dari Bripda Irsan. 

"Pelaku kemudian langsung mengeroyok korban hingga korban mengalami memar pada bagian wajah," tambahnya. 

Baca juga: Polisi Tangkap Pengurus KNPB Terkait Kerusuhan di Jayapura

Tidak lama setelah kejadian ini, polisi langsung mengamankan korban.

Saat diamankan, Sakir mengakui bahwa dirinya bersama Sultan dan Temon melakukan pengeroyokan kepada Bripda Irsan. 

Namun, Sultan mengelak dan hanya mengaku bahwa ia hanya memegang tangan korban dan meminta KTA milik Bripda Irsan. Sementara Dandi mengaku hanya melerai perkelahian itu. 

"Saat ini ketiganya masih berada di kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Indratmoko. 



Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Diselimuti Asap Pekat Kebakaran Lahan di Muarojambi, Siang di Desa Ini Seperti Jelang Malam

Regional
Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Kasus Pencabulan Santri, Pimpinan dan Guru Pesantren Segera Diadili di Aceh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Mulan Jameela Ditetapkan Jadi Anggota DPR | Adian Napitupulu Tolak Tawaran Jadi Menteri

Regional
Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Anak yang Dipaksa Mengemis oleh Orangtua Kini Ditangani Dinas Sosial

Regional
Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Viral di Media Sosial, TKI Asal Sumedang Meninggal di Arab Saudi

Regional
Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Petugas Gunakan Sepatu dan Kayu Padamkan Kebakaran Lahan di Toraja

Regional
2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

2 Hari Kualitas Udara di Pekanbaru di Level Berbahaya, Warga Pilih Pindah ke Sumbar

Regional
Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Ini Pengakuan Istri dari Bandar Narkoba yang Ditembak Mati di Samarinda

Regional
Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Padamkan Api di Gunung Slamet, Personel Mesti Tempuh Jalan Kaki 8 Jam

Regional
Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Dua TKI Ilegal Asal NTT Meninggal Dunia di Malaysia, Ini Sebabnya...

Regional
Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Alami Mual dan Pusing, 64 Warga Denpasar Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Polres Tulang Bawang Ringkus Perampok Spesialis Rumah Mewah

Regional
Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Coba Rebut Senjata Petugas Saat Kejar-kejaran, Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Kepala

Regional
Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Kemarau, Pemkot Padang Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga

Regional
4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

4 Kali Adian Napitupulu Bilang ke Jokowi Tak Punya Bakat Jadi Menteri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X