"Overstay", Warga Malaysia Tinggal di Masjid Selama 241 Hari

Kompas.com - 13/08/2019, 19:53 WIB
Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang warga negara asing asal Malaysia bernama Zainal Bin Saharuddin (44), diamankan oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas I Makassar karena ketahuan tinggal secara ilegal di sejumlah masjid yang ada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan selama 241 hari.

Zainal diamankan saat berada di Masjid Miftahul Khait di Jalan Anuang Makassar, Senin (12/8/2019).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Makassar Andi Pallawarukka mengatakan, pelanggaran yang dilakukan Zainal ialah dengan melebihi jangka waktu yang ditentukan tinggal di Indonesia. 

Zainal masuk ke Indonesia melalaui Bandara Juanda Surabaya dengan menggunakan bebas visa kunjungan singkat (BVKS) yang hanya berlaku 30 hari. Sementara Zainal sudah di tinggal di Indonesia selama 241 hari. 


"Yang bersangkutan melebihi jangka waktu yang ditentukan dengan tinggal selama 241 hari," kata Pallawarukka, Selasa (13/8/2019).

Baca juga: 21 Tahun Hilang dan Dianggap Meninggal, TKW Ini Masih Hidup dan Disiksa Majikan di Arab Saudi

Pallawarukka mengatakan, selama berpindah-pindah masjid di Makassar, Zainal juga pernah diusir oleh pengurus masjid.

Zainal juga sempat menginap selam tiga pekan di masjid yang lain. 

Dari keterangan yang diberikan, Zainal mengaku datang ke Indonesia untuk berwisata. Namun, pihak imigrasi masih terus memeriksa Zainal untuk mengetahui apakah ada motif lain termasuk penyebaran paham-paham tertentu yang membuatnya memilih tinggal di masjid.

Apalagi, kata Pallawarukka, Zainal mengakui ia memilih tinggal di masjid agar mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat.

"Sekarang sedang didalami perihal dia terkait organisasi keagamaan menyimpang, memberikan paham radikal kita dalami semua," ujarnya.

Baca juga: Seorang TKW Tewas Diduga Terjatuh dari Lantai 33 Apartemen di Malaysia

Oleh pihak Imigrasi, Zainal dianggap melanggar pasal 78 ayat 3 undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian. Saat ini, Zainal masih berada di ruang detensi untuk proses pemulangan ke negara asalnya. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Penjelasan soal Sewa Gedung Acara Pasar Seni Lukis Indonesia yang Naik 100 Persen

Penjelasan soal Sewa Gedung Acara Pasar Seni Lukis Indonesia yang Naik 100 Persen

Regional
9 Tahun Pria Ini Jadikan Dua Putri Kandungnya sebagai Budak Seks

9 Tahun Pria Ini Jadikan Dua Putri Kandungnya sebagai Budak Seks

Regional
Wiranto: Kami ke Manokwari Bukan untuk Memata-matai

Wiranto: Kami ke Manokwari Bukan untuk Memata-matai

Regional
Jaksa Kejari Yogyakarta yang Jadi Tersangka Suap di KPK Terancam Diberhentikan Sementara

Jaksa Kejari Yogyakarta yang Jadi Tersangka Suap di KPK Terancam Diberhentikan Sementara

Regional
Heboh Kayu Bajakah Dijual Bebas, Terbitkan Surat Edaran hingga Ada Jenis yang Beracun

Heboh Kayu Bajakah Dijual Bebas, Terbitkan Surat Edaran hingga Ada Jenis yang Beracun

Regional
Dua ABK Korban Pembantaian di KM Mina Sejati Diautopsi

Dua ABK Korban Pembantaian di KM Mina Sejati Diautopsi

Regional
Saldo Rekening Minus Rp 28 Juta Secara Misterius, Polisi Ini Gugat Bank BRI Solo

Saldo Rekening Minus Rp 28 Juta Secara Misterius, Polisi Ini Gugat Bank BRI Solo

Regional
Seekor Buaya Sinyulong Masuk ke Kolam Ikan Warga di Riau

Seekor Buaya Sinyulong Masuk ke Kolam Ikan Warga di Riau

Regional
Gubernur Ganjar: Cekcok Karena Sara Itu 'Jadul'

Gubernur Ganjar: Cekcok Karena Sara Itu "Jadul"

Regional
Pasangan Suami Istri Dibacok Saat Pergoki Maling Masuk Rumah

Pasangan Suami Istri Dibacok Saat Pergoki Maling Masuk Rumah

Regional
Nasib Nelayan Pantai Sadeng di Tangan Tengkulak, Melaut hingga 10 Hari Tapi Tidak Dapat Apa-apa...

Nasib Nelayan Pantai Sadeng di Tangan Tengkulak, Melaut hingga 10 Hari Tapi Tidak Dapat Apa-apa...

Regional
Unicef Desak Sekolah Sediakan Pembalut Cadangan

Unicef Desak Sekolah Sediakan Pembalut Cadangan

Regional
Gubernur Kalimantan Timur Buat Pergub Halau Broker Tanah di Lokasi Ibu Kota Negara

Gubernur Kalimantan Timur Buat Pergub Halau Broker Tanah di Lokasi Ibu Kota Negara

Regional
Kecewa Hasil Audensi, Pengemudi Ojol Mogok hingga Jumat

Kecewa Hasil Audensi, Pengemudi Ojol Mogok hingga Jumat

Regional
Usut Pembantaian di KM Mina Sejati, Polisi Periksa 35 ABK Kapal Gemilang Samudera

Usut Pembantaian di KM Mina Sejati, Polisi Periksa 35 ABK Kapal Gemilang Samudera

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X