Malapraktik, Dokter Kecantikan Gadungan Ditangkap, Korban Masuk Rumah Sakit

Kompas.com - 12/08/2019, 16:20 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

MAKASSAR, KOMPAS.com — Seorang wanita berinisial KW (28) diamankan polisi karena diduga membuka praktik kecantikan dan perawatan kulit ilegal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

KW diduga telah melakukan malapraktik dengan menimbulkan korban yang kini dirawat di Rumah Sakit Siloam, Makassar. 

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, KW diamankan di sebuah rumah di Jalan Cendrawasih pada Kamis (8/8/2019). Penangkapan dilakukan setelah korban melapor. 

"Korban sakit setelah mendapat tindakan medis yang dilakukan tersangka KW untuk treatment pemutih kulit," kata Indratmoko, Senin (12/8/2019).


Baca juga: DPRK Sidak RSU Meulaboh Terkait Dugaan Malapraktik yang Tewaskan Pasien Anak

Dari hasil pemeriksaan polisi, KW mengaku melakukan praktik dengan cara menyuntikkan cairan yang diklaimnya sebagai vitamin pemutih ke tubuh korban.

Selama lima bulan, KW melakukan praktik ini dengan tarif Rp 300.000 sampai Rp 500.000, padahal KW tidak memiliki latar belakang ilmu kedokteran. 

Dalam mempromosikan bisnisnya, KW memasang iklan di media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan website jual beli. 

"Pelaku ini bukan dokter. Memang pernah mendapatkan pendidikan kebidanan, tetapi dia mempraktikkan bukan ilmunya tapi ke praktik kecantikan. Tentu tidak memiliki izin resmi praktik," ujarnya.

Saat dipesan, KW lalu mendatangi sendiri rumah pelanggan. Bahkan, KW juga melakukan penyuntikan dan infus di dalam mobil yang digunakannya.

Baca juga: YLKI: Vaksin Palsu Bisa Masuk Kategori Malapraktik

 

Polisi pun kini masih mencari korban lain dari KW sembari mengimbau masyarakat melapor jika merasa menjadi korban malapraktik. 

Dari hasil penangkapan yang dilakukan, polisi menyita beberapa barang bukti, seperti 7 spoit ukuran 10 ml, spoit ukuran 5 ml, spoit ukuran 1 ml, aboket 4 buah, nidle 30 gram sebanyak 5 buah, serta nidle 22 g sebanyak 6 buah. 

Polisi juga menyita beberapa botol vitamin, obat-obatan larutan kecantikan yang digunakan ibu rumah tangga ini dalam menjalankan aksi.

KW terancam undang-undang kesehatan tentang praktik kedokteran dan UU No 29 Tahun 2004 dan No 36 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Dua ABK Korban Pembantaian di KM Mina Sejati Diautopsi

Dua ABK Korban Pembantaian di KM Mina Sejati Diautopsi

Regional
Saldo Rekening Minus Rp 28 Juta Secara Misterius, Polisi Ini Gugat Bank BRI Solo

Saldo Rekening Minus Rp 28 Juta Secara Misterius, Polisi Ini Gugat Bank BRI Solo

Regional
Seekor Buaya Sinyulong Masuk ke Kolam Ikan Warga di Riau

Seekor Buaya Sinyulong Masuk ke Kolam Ikan Warga di Riau

Regional
Gubernur Ganjar: Cekcok Karena Sara Itu 'Jadul'

Gubernur Ganjar: Cekcok Karena Sara Itu "Jadul"

Regional
Pasangan Suami Istri Dibacok Saat Pergoki Maling Masuk Rumah

Pasangan Suami Istri Dibacok Saat Pergoki Maling Masuk Rumah

Regional
Nasib Nelayan Pantai Sadeng di Tangan Tengkulak, Melaut hingga 10 Hari Tapi Tidak Dapat Apa-apa...

Nasib Nelayan Pantai Sadeng di Tangan Tengkulak, Melaut hingga 10 Hari Tapi Tidak Dapat Apa-apa...

Regional
Unicef Desak Sekolah Sediakan Pembalut Cadangan

Unicef Desak Sekolah Sediakan Pembalut Cadangan

Regional
Gubernur Kalimantan Timur Buat Pergub Halau Broker Tanah di Lokasi Ibu Kota Negara

Gubernur Kalimantan Timur Buat Pergub Halau Broker Tanah di Lokasi Ibu Kota Negara

Regional
Kecewa Hasil Audensi, Pengemudi Ojol Mogok hingga Jumat

Kecewa Hasil Audensi, Pengemudi Ojol Mogok hingga Jumat

Regional
Usut Pembantaian di KM Mina Sejati, Polisi Periksa 35 ABK Kapal Gemilang Samudera

Usut Pembantaian di KM Mina Sejati, Polisi Periksa 35 ABK Kapal Gemilang Samudera

Regional
3 Warga Desa Ditangkap, Para Ibu Datangi Kantor Polisi Minta Penangguhan

3 Warga Desa Ditangkap, Para Ibu Datangi Kantor Polisi Minta Penangguhan

Regional
Biaya Sewa Naik 2 Kali Lipat, Pasar Seni Lukis Indonesia Ke-13 Terancam Batal Digelar

Biaya Sewa Naik 2 Kali Lipat, Pasar Seni Lukis Indonesia Ke-13 Terancam Batal Digelar

Regional
Kronologi Remaja Bunuh Pacar dengan Cangkul karena Ditolak Berhubungan Badan

Kronologi Remaja Bunuh Pacar dengan Cangkul karena Ditolak Berhubungan Badan

Regional
Kapolri, Panglima TNI, dan Wiranto ke Manokwari Papua: Kami Menyalami dan Bersilaturahmi

Kapolri, Panglima TNI, dan Wiranto ke Manokwari Papua: Kami Menyalami dan Bersilaturahmi

Regional
Diduga Masalah Lahan, Warga Rusak Kantor Kepala Desa di Lhokseumawe

Diduga Masalah Lahan, Warga Rusak Kantor Kepala Desa di Lhokseumawe

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X