Kisah Pasangan Kakek Nenek yang Meninggal Dunia Selang 12 Jam

Kompas.com - 08/08/2019, 18:19 WIB
H. Batriy Zilkam dan Hj Maimunnah bersama cucu-cucunya semasa hidup.KOMPAS.com/HIMAWAN H. Batriy Zilkam dan Hj Maimunnah bersama cucu-cucunya semasa hidup.

MAKASSAR, KOMPAS.com - H Batriy Zilkam, seorang kakek yang tinggal di Jalan Cakalang VI, Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah, Makassar, disemayamkan secara bersamaan dengan istrinya Hj Maimunnah, Senin (5/8/2019) lalu. 

Batriy Zilkam meninggal dunia di usia 76 tahun pada Senin (5/8/2019) sekitar pukul 01.30 Wita dini hari.

12 jam sebelum dirinya mengembuskan napas terakhirnya, sang istri lebih dulu meninggal dunia di usia 74 tahun sekitar pukul 13.30 Wita, Minggu (4/8/2019).


Baca juga: 3 Pasangan Ini Nikah Sambil Panjat Tebing, Maharnya Bendera dan Teks Proklamasi

Sang anak, Zulqarnain Batriy (41), kembali menceritakan detik-detik pasangan yang telah hidup bersama lebih dari 40 tahun itu sebelum meninggal dunia. 

Sang ibu, kata Zulqarnain, sudah lebih sepuluh tahun berjuang melawan penyakit gula yang dideritanya. Sementara sang ayah, juga sudah keluar masuk rumah sakit sekitar setahun belakangan.

"Dua hari sebelum meninggal, ibu masih jalan. Keduanya juga masih sadar meski sakit," kata Zulqarnain, kepada Kompas.com, Kamis (8/8/2019).

Zulqarnain melanjutkan, Batriy sangat terpukul dengan kepergian istrinya. Ia masih sempat duduk menangis di samping sang istri, sembari mendoakan istrinya tersebut saat disemayamkan siang itu. 

Hal ini sangat berbeda ketika sang istri masih hidup. Batriy sangat bersemangat untuk sembuh dari penyakit yang dideritanya.

Setiap kali anaknya menanyakan apakah ia ingin sembuh, jawaban optimistis selalu keluar dari mulutnya. 

Halaman Berikutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Dua ABK Korban Pembantaian di KM Mina Sejati Diautopsi

Dua ABK Korban Pembantaian di KM Mina Sejati Diautopsi

Regional
Saldo Rekening Minus Rp 28 Juta Secara Misterius, Polisi Ini Gugat Bank BRI Solo

Saldo Rekening Minus Rp 28 Juta Secara Misterius, Polisi Ini Gugat Bank BRI Solo

Regional
Seekor Buaya Sinyulong Masuk ke Kolam Ikan Warga di Riau

Seekor Buaya Sinyulong Masuk ke Kolam Ikan Warga di Riau

Regional
Gubernur Ganjar: Cekcok Karena Sara Itu 'Jadul'

Gubernur Ganjar: Cekcok Karena Sara Itu "Jadul"

Regional
Pasangan Suami Istri Dibacok Saat Pergoki Maling Masuk Rumah

Pasangan Suami Istri Dibacok Saat Pergoki Maling Masuk Rumah

Regional
Nasib Nelayan Pantai Sadeng di Tangan Tengkulak, Melaut hingga 10 Hari Tapi Tidak Dapat Apa-apa...

Nasib Nelayan Pantai Sadeng di Tangan Tengkulak, Melaut hingga 10 Hari Tapi Tidak Dapat Apa-apa...

Regional
Unicef Desak Sekolah Sediakan Pembalut Cadangan

Unicef Desak Sekolah Sediakan Pembalut Cadangan

Regional
Gubernur Kalimantan Timur Buat Pergub Halau Broker Tanah di Lokasi Ibu Kota Negara

Gubernur Kalimantan Timur Buat Pergub Halau Broker Tanah di Lokasi Ibu Kota Negara

Regional
Kecewa Hasil Audensi, Pengemudi Ojol Mogok hingga Jumat

Kecewa Hasil Audensi, Pengemudi Ojol Mogok hingga Jumat

Regional
Usut Pembantaian di KM Mina Sejati, Polisi Periksa 35 ABK Kapal Gemilang Samudera

Usut Pembantaian di KM Mina Sejati, Polisi Periksa 35 ABK Kapal Gemilang Samudera

Regional
3 Warga Desa Ditangkap, Para Ibu Datangi Kantor Polisi Minta Penangguhan

3 Warga Desa Ditangkap, Para Ibu Datangi Kantor Polisi Minta Penangguhan

Regional
Biaya Sewa Naik 2 Kali Lipat, Pasar Seni Lukis Indonesia Ke-13 Terancam Batal Digelar

Biaya Sewa Naik 2 Kali Lipat, Pasar Seni Lukis Indonesia Ke-13 Terancam Batal Digelar

Regional
Kronologi Remaja Bunuh Pacar dengan Cangkul karena Ditolak Berhubungan Badan

Kronologi Remaja Bunuh Pacar dengan Cangkul karena Ditolak Berhubungan Badan

Regional
Kapolri, Panglima TNI, dan Wiranto ke Manokwari Papua: Kami Menyalami dan Bersilaturahmi

Kapolri, Panglima TNI, dan Wiranto ke Manokwari Papua: Kami Menyalami dan Bersilaturahmi

Regional
Diduga Masalah Lahan, Warga Rusak Kantor Kepala Desa di Lhokseumawe

Diduga Masalah Lahan, Warga Rusak Kantor Kepala Desa di Lhokseumawe

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X