Seorang Ibu Mengaku Curi Ponsel demi Beli Susu untuk Bayinya

Kompas.com - 14/07/2019, 20:21 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SI (31) diamankan polisi seusai mencuri telepon seluler milik pedagang buah di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Makassar. Penangkapan ini dilakukan setelah SI dinyatakan buron selama 14 bulan. 

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, SI nekat mencuri telepon seluler demi membeli susu anaknya yang kala itu masih bayi. Tanpa perlawanan SI diamankan di rumahnya di sekitar Jalan Andi Tadde, Makassar, Sabtu (13/7/2019) lalu. 

"Saat diinterogasi, pelaku ini mengakui aksinya. Namun handphone telah dijual kepada seseorang seharga Rp 750.000 untuk dibelikan beras dan susu buat anaknya serta membayarkan utangnya," kata Indratmoko, Minggu (14/7/2019).


Baca juga: Video Nenek Diikat karena Mencuri Beras Viral, Ini Kejadian Sebenarnya

Sewaktu mencuri sekitar bulan Mei 2018 lalu di depan masjid Al Markaz, SI berpura-pura memesan es buah sebanyak 100 gelas kepada korbannya. Saat korban yang juga pedagang durian itu sedang sibuk-sibuknya membungkus es buah, ia lalu mengambil gawai yang disimpan di bawah televisi.

Aksi SI baru disadari korban ketika ia hendak memakai ponsel tersebut. Mengetahui gawainya raib, korban pun melapor ke Polsek Bontoala. 

"Korban ini sedang melayani pelaku yang berpura- pura membeli es buah sebanyak 100 gelas. Melihat korban tengah sibuk membungkus es buah tersebut dan sudah dalam keadaan lengah, pelaku ini pun langsung melancarkan aksinya dengan mengambil handphone korban di bawah televisi," jelasnya. 

Baca juga: Baru Bebas dari Penjara, Pria Ini Kembali Ditahan Usai Mencuri Mobil untuk Pulang

Atas perbuatannya, SI dijerat Pasal 363 KUHP dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Sementara barang bukti kini masih dalam pencarian polisi.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Sambut Baik Nias Selatan Jadi Pusat Pembibitan Babi Pasca-serangan Virus ASF

Bupati Sambut Baik Nias Selatan Jadi Pusat Pembibitan Babi Pasca-serangan Virus ASF

Regional
Surili Berkeliaran di Permukiman Penduduk, BKSDA Pasang Perangkap

Surili Berkeliaran di Permukiman Penduduk, BKSDA Pasang Perangkap

Regional
Megawati soal Permintaan Rekomendasi Langsung: Belum Jadi Pemimpin Sudah dari Belakang

Megawati soal Permintaan Rekomendasi Langsung: Belum Jadi Pemimpin Sudah dari Belakang

Regional
Viral, Gajah Liar Masuk Kompleks SD Lalu Makan Sawit dan Bunga, Orangtua Siswa Panik

Viral, Gajah Liar Masuk Kompleks SD Lalu Makan Sawit dan Bunga, Orangtua Siswa Panik

Regional
Keluarga Kakek yang Disebut Wagub Sulsel Meninggal karena Kelaparan Membantah

Keluarga Kakek yang Disebut Wagub Sulsel Meninggal karena Kelaparan Membantah

Regional
Kesultanan Selaco Tasikmalaya Ternyata Punya SK KemenkumHAM dan Surat dari PBB

Kesultanan Selaco Tasikmalaya Ternyata Punya SK KemenkumHAM dan Surat dari PBB

Regional
Tiga Ekor Surili Masuk Perkampungan Diduga Kelaparan, Makan Sabun Batangan

Tiga Ekor Surili Masuk Perkampungan Diduga Kelaparan, Makan Sabun Batangan

Regional
Megawati Nasihati Gubernur Sulut: Jangan Tambah Gemuk, Banyak Jalan

Megawati Nasihati Gubernur Sulut: Jangan Tambah Gemuk, Banyak Jalan

Regional
Ini 5 Faktor yang Sebabkan Longsor di Sukajaya Bogor Menurut PVMBG

Ini 5 Faktor yang Sebabkan Longsor di Sukajaya Bogor Menurut PVMBG

Regional
Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Paksa 2 Siswa SMP Lakukan Perbuatan Asusila, Pedagang Kolor Ditangkap Polisi

Regional
Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Polisi Sisir Kawasan Gunung Guntur, Cari Ladang Ganja Lainnya

Regional
Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Harus Bayar Rp 800.000 Untuk Lauk 2 Ekor Ayam, Pembeli: Ayam Apa Ini?

Regional
Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Warga Dikejutkan Penampakan Surili, Hewan Maskot PON Jabar 2016, Berkeliaran di Permukiman

Regional
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Jayapura Papua, Akibat Aktivitas Sesar Lokal

Regional
Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Ini Alasan 4 Keluarga Jokowi Berniat Maju Pilkada 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X