Terdakwa Pembunuhan Taruna ATKP: Aldama Berkeringat Sebelum Dipukul

Kompas.com - 10/07/2019, 19:41 WIB
Muhammad Rusdi (21), terdakwa pembunuhan taruna tingkat 1 ATKP Makassar saat memberikan kesaksian di depan majelis hakim yang digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (10/7/2019).KOMPAS.com/HIMAWAN Muhammad Rusdi (21), terdakwa pembunuhan taruna tingkat 1 ATKP Makassar saat memberikan kesaksian di depan majelis hakim yang digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (10/7/2019).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Terdakwa pembunuhan taruna tingkat 1 Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar Aldama Putra Pongkala, Muhammad Rusdi, mengakui sebelum memukul Aldama, ia melihat korban memasuki barak 6 yang merupakan kamarnya dalam keadaan berkeringat. 

Hal inilah yang membuat Muhammad Rusdi sewaktu memberikan keterangan di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (10/7/2019), masih tidak percaya dengan dua pukulan yang ditujukannya ke Aldama menjadi penyebab kematian juniornya itu. 


Baca juga: Menyesal, Pembunuh Taruna ATKP Sujud di Depan Ibu Korban

"Masuk di dalam kamar sudah dalam berkeringat. Sekitar tiga menit sudah dipukul baru terjatuh," kata Rusdi, saat ditanya ketua majelis hakim, Suratno.

Rusdi mengungkapkan, Aldama sebelum ditemui dirinya sudah terlebih dahulu dipanggil oleh taruna tingkat 2 ATKP lainnya.

Informasi ini ia peroleh dari rekan seangkatan Aldama yang juga berada di barak enam sewaktu kejadian pemukulan. 

Rusdi mengetahui taruna yang memanggil Aldama. Ia mengatakan, taruna tersebut juga sudah diperiksa penyidik sebelumnya, tetapi tidak terbukti telah melakukan penganiayaan kepada Aldama. 

"Ada teman Aldama yang bilang Aldama dipanggil sebelum saya (memanggil). Teman setingkat saya. Tidak lihat ada luka lecet (Aldama), tapi berkeringat saja. Katanya dia dipanggil karena tidak pernah menghadap," ungkap dia. 

Baca juga: Cerita Perjuangan Ayah Aldama, Taruna ATKP Makassar, Mencari Penyebab Kematian Anaknya

Dalam sidang lanjutan kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Aldama Putra Pongkala, Muhammad Rusdi tetap mengakui bahwa dirinya melayangkan dua kali pemukulan di bagian perut Aldama saat ia memerintahkan taruna ATKP itu sikap sujud. 

Sidang lanjutan kasus ini akan dijadwalkan kembali pada Rabu pekan depan. Jaksa penuntut umum akan membacakan tuntutan untuk terdakwa Muhammad Rusdi. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Jaksa Banding Atas Vonis 4 Tahun Terhadap Pelajar 17 Tahun Kasus 26 Kg Sabu

Jaksa Banding Atas Vonis 4 Tahun Terhadap Pelajar 17 Tahun Kasus 26 Kg Sabu

Regional
Jauh dari Rumah Sakit, Penderita Bibir Sumbing NTT Sulit Berobat

Jauh dari Rumah Sakit, Penderita Bibir Sumbing NTT Sulit Berobat

Regional
Kekeringan, Warga Rela Berjalan Bolak balik Menyedot Air dengan Mulut

Kekeringan, Warga Rela Berjalan Bolak balik Menyedot Air dengan Mulut

Regional
Di Daerah Ini, Pelajar Lebih Banyak Tertular HIV/AIDS dibanding PSK

Di Daerah Ini, Pelajar Lebih Banyak Tertular HIV/AIDS dibanding PSK

Regional
Gelar Mukernas di Banten, PPP Belum Agendakan Pilih Ketum Baru

Gelar Mukernas di Banten, PPP Belum Agendakan Pilih Ketum Baru

Regional
Setelah Dibuat Mabuk, Wanita Ini Diperkosa di Masjid

Setelah Dibuat Mabuk, Wanita Ini Diperkosa di Masjid

Regional
Close Ads X