Dituduh Curi Ponsel, Ojek "Online" Bilang Temukan di Pinggir Toko

Kompas.com - 09/07/2019, 08:49 WIB
Ilustrasi penangkapanThink Stock Ilustrasi penangkapan

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Supriadi (27), salah satu pengemudi ojek online di kota Makassar diamankan polisi seusai mengambil telepon seluler milik seseorang yang disimpan di bagasi motor di halaman sebuah toko di sekitar Jalan Boulevard, Kota Makassar, Sabtu (6/7/2019) lalu. 

Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, oknum pengemudi ojek online ini menyangkal bahwa dirinya telah mencuri sebuah gawai milik warga.

Supriadi, kata Ananda, mengaku bahwa dirinya hanya menemukan ponsel tersebut di pinggiran toko karena tergeletak, bukan mencurinya. 


"Namun tetap kita amankan karena sudah ada niat untuk menguasai barang, seharusnya yang bersangkutan menghubungi pemilik handphone atau melaporkan ke kantor polisi," kata Ananda, Senin (8/7/2019).

Baca juga: Viral, Inovasi Pengemudi Ojek Online Pasang Alat Percakapan di Helm

Menurut Ananda, ponsel yang diduga dicuri Supriadi milik seseorang bernama Mustari (45). Ia melaporkan kehilangan ponsel merek Oppo A39 ke kantor polisi dengan nomor LP/ pengaduan/K/VII/ 2019/ Polrestabes, Polsek Panakkukang.

Namun, Supriadi terus berkilah hingga polisi menemukan bukti dirinya telah melakukan pencurian.

"Parahnya yang bersangkutan langsung mengganti kartu dan menginstal ulang handphone tersebut untuk digunakannya bekerja sebagai pengemudi ojol (ojek online)," imbuhnya.

Baca juga: Sakit Jantung, Pengemudi Ojek Online Meninggal di Atas Motor

Supriadi diamankan polisi ketika berada di rumah kerabatnya di Kecamatan Panakukang, Kota Makassar. Penangkapan dilakukan oleh tim resmob Polsek Panakkukang. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Jaksa Banding Atas Vonis 4 Tahun Terhadap Pelajar 17 Tahun Kasus 26 Kg Sabu

Jaksa Banding Atas Vonis 4 Tahun Terhadap Pelajar 17 Tahun Kasus 26 Kg Sabu

Regional
Jauh dari Rumah Sakit, Penderita Bibir Sumbing NTT Sulit Berobat

Jauh dari Rumah Sakit, Penderita Bibir Sumbing NTT Sulit Berobat

Regional
Kekeringan, Warga Rela Berjalan Bolak balik Menyedot Air dengan Mulut

Kekeringan, Warga Rela Berjalan Bolak balik Menyedot Air dengan Mulut

Regional
Di Daerah Ini, Pelajar Lebih Banyak Tertular HIV/AIDS dibanding PSK

Di Daerah Ini, Pelajar Lebih Banyak Tertular HIV/AIDS dibanding PSK

Regional
Gelar Mukernas di Banten, PPP Belum Agendakan Pilih Ketum Baru

Gelar Mukernas di Banten, PPP Belum Agendakan Pilih Ketum Baru

Regional
Setelah Dibuat Mabuk, Wanita Ini Diperkosa di Masjid

Setelah Dibuat Mabuk, Wanita Ini Diperkosa di Masjid

Regional
Close Ads X