Malu Ketahuan Teman, 7 Mahasiswi yang Acak-acak Mini Market Minta Maaf di Tempat Lain

Kompas.com - 05/07/2019, 22:08 WIB
Tangkapan layar dari video 7 mahasiswa yang mengacak-acak makanan ringan yang dijual di sebuah minimarket di Makassar, Kamis (4/7/2019). Tangkapan layar InstagramTangkapan layar dari video 7 mahasiswa yang mengacak-acak makanan ringan yang dijual di sebuah minimarket di Makassar, Kamis (4/7/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tujuh mahasiswi Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) yang mengacak-acak barang dagangan di minimarket telah meminta maaf kepada pihak Indomaret selaku pemilik tempat.

Hal ini dibenarkan Muhammad Azrul, salah satu karyawan minimarket tersebut. 

Namun, para mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik itu malu melakukannya di tempat mereka mengacak-acak barang.


Baca juga: Pimpinan Unismuh Panggil 7 Mahasiswi yang Acak-acak Minimarket

Lokasi mini market yang tepat berada di samping kampus Unismuh di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, kota Makassar, membuat mereka khawatir terlihat oleh teman-teman kampusnya. 

"Ini kejadiannya (acak-acak) hari Rabu sekitar pukul 12 siang. Esok harinya baru minta maaf," kata Azrul saat ditemui KOMPAS.com di minimarket, Jumat (5/7/2019).

Azrul mengatakan permintaan maaf secara langsung ini pun sebelumnya sulit direalisasikan karena para mahasiswi ini hanya bersedia meminta maaf dengan cara pesan di aplikasi medsos. 

 Namun, supervisor minimarket yang juga merupakan alumni Unismuh mendatangi petinggi kampus agar ketujuh mahasiswi itu memiliki itikad baik untuk meminta maaf. 

"Jadi pada akhirnya mereka minta maaf di Indomaret sebelah di depan rutan," kata Azrul merujuk pada minimarket tempat ketujuh mahasiswi ini merekam dirinya saat membacakan permohonan maafnya. 

Baca juga: 7 Mahasiswi yang Acak-acak Minimarket Minta Maaf

Permohonan maaf ini terjadi pada Kamis (3/7/2019) pukul 17.00 WIB dan direkam kemudian diunggah di media sosial.

Supervisor minimarket serta manajer mendampingi langsung dan menerima permintaan maaf mahasiswi ini. 

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan Ditunjuk Jadi Duta Teh Indonesia

Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan Ditunjuk Jadi Duta Teh Indonesia

Regional
Soal OTT Wali Kota Medan, Gubernur Sumut Prihatin, Wakil Wali Kota Minta Maaf

Soal OTT Wali Kota Medan, Gubernur Sumut Prihatin, Wakil Wali Kota Minta Maaf

Regional
Warga Banyuwangi Antusias Sambut Kedatangan Puluhan Supercar

Warga Banyuwangi Antusias Sambut Kedatangan Puluhan Supercar

Regional
Makan Daging Sapi yang Sudah Mati Sehari, 60 Warga Masuk Rumah Sakit

Makan Daging Sapi yang Sudah Mati Sehari, 60 Warga Masuk Rumah Sakit

Regional
Korban Pemukulan Motivator Bertambah Jadi 10 Siswa, Alami Lebam hingga Luka di Bibir

Korban Pemukulan Motivator Bertambah Jadi 10 Siswa, Alami Lebam hingga Luka di Bibir

Regional
Garuda dan Air Asia Mulai Penerbangan Internasional di YIA pada April 2020

Garuda dan Air Asia Mulai Penerbangan Internasional di YIA pada April 2020

Regional
Fakta Jelang Pelantikan Presiden, Keamanan Rumah Jokowi Berlapis hingga Patroli di Sekolah

Fakta Jelang Pelantikan Presiden, Keamanan Rumah Jokowi Berlapis hingga Patroli di Sekolah

Regional
Jaring Investor, Pemdaprov Jabar Dahulukan Kerja Sama dengan BUMD

Jaring Investor, Pemdaprov Jabar Dahulukan Kerja Sama dengan BUMD

Regional
PKB Minta Jokowi-Ma'ruf Amin Tak Terburu-buru Tentukan Menteri

PKB Minta Jokowi-Ma'ruf Amin Tak Terburu-buru Tentukan Menteri

Regional
Aktivitas Reklamasi Semakin 'Menggila', Ketua DPRD Batam Berang

Aktivitas Reklamasi Semakin "Menggila", Ketua DPRD Batam Berang

Regional
Duduk Perkara Pemukulan 8 Siswa oleh Motivator karena Tertawa

Duduk Perkara Pemukulan 8 Siswa oleh Motivator karena Tertawa

Regional
Sunan Kuning Tutup, Pekerja di Lokalisasi Depresi, Masuk RSJ

Sunan Kuning Tutup, Pekerja di Lokalisasi Depresi, Masuk RSJ

Regional
Hasto Sebut Menteri dari PDI-P Paling Banyak di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Hasto Sebut Menteri dari PDI-P Paling Banyak di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Mengaku Pernah Kerja di RSCM, Dokter Gadungan Ditangkap Polisi

Mengaku Pernah Kerja di RSCM, Dokter Gadungan Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Motivator Tampar 8 Siswa Saat Seminar

Kronologi Motivator Tampar 8 Siswa Saat Seminar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X