Fakta Bentrok Warga dan Pengemudi Ojek "Online", Gara-gara Lampu Merah hingga Rusak Pos Satpam

Kompas.com - 17/06/2019, 14:43 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

 

KOMPAS.com - Bentrokan terjadi antara pengemudi ojek online Grab dengan warga Perumahan CP The Residence Jalan Adhiyaksa Baru, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sabtu (15/6/2019).

Polisi yang datang ke lokasi segera mengamankan satu orang pengemudi ojek online berinisial BD (33), karena kedapatan membawa senjata tajam.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko menyebut, bentrokan terjadi karena kesalahpahaman kedua belah pihak.


Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Kronologi bentrokan antara warga dan pengemudi ojek online

Kaca Sekuriti di Perumahan CP The Residence di Jalan Adhyaksa Baru, Makassar,  pecah saat bentrokan antara warga dan pengemudi ojek online grab, Sabtu (15/6/2019).Kompas.com/HIMAWAN Kaca Sekuriti di Perumahan CP The Residence di Jalan Adhyaksa Baru, Makassar, pecah saat bentrokan antara warga dan pengemudi ojek online grab, Sabtu (15/6/2019).

Berdasar keterangan AKBP Indratmoko, saat RN (22), salah seorang warga sedang mengendarai motor ke arah timur Jalan Abdullah Dg Sirua dan hendak melewati traffic light, tiba-tiba sebuah motor dari arah yang berlawanan yang dikendarai oleh YSH (22), pengemudi Grab muncul.

Keduanya hampir saling bertabrakan akhirnya berujung adu mulut tentang siapa yang salah.

"Si pengemudi Grab ini bilang, 'pelan-pelan kau tidak kenal saya, saya Balanda', lalu dijawab oleh RN, kamu yang salah, melanggar lampu merah. Saat itu si RN, ini memutar ke arah Jalan Adhyaksa Baru Lorong 1, dan berkumpul bersama teman-temannya," ungkap Indratmoko, saat dikonfirmasi, Minggu (16/6/2019).

Perdebatan ini lantas menimbulkan dendam dan YSH yang tak terima dimaki oleh RN, memanggil teman-temannya sesama pengemudi ojek online. Mereka lalu mencari keberadaan RN.

Saat itu RN tengah berkumpul dengan teman-temannya di depan lorong 1 tempat ia tinggal.

Baca juga: Polisi Amankan Satu Pengemudi Ojek "Online" Grab Usai Bentrok dengan Warga

2. Puluhan pengemudi ojek online membawa senjata tajam

Ilustrasi senjata tajam.Kompas.com Ilustrasi senjata tajam.

Berdasar keterangan polisi, puluhan pengemudi ojek online itu menggunakan senjata tajam berupa busur, parang dan batu untuk menyerang.

RN dan teman-tamannya pun berhamburan memasuki perumahan CP The Residence yang letaknya tepat di samping sebuah kampus swasta di Makassar.

Serangan puluhan pengemudi Grab ini merusak dan memecahkan kaca depan pos sekuriti perumahan tersebut.

"Dari keterangan saksi So (24), salah satu rekan RN, ketika kawanan pengemudi ojol ini menyerang, saat itu dirinya dan kawan-kawannya melakukan perlawanan dan mengejar kembali komunitas ojol Grab sampai ke Jalan Abdullah Dg Sirua," kata Indratmoko.

Baca juga: Pengemudi Ojek "Online" Grab Bentrok dengan Warga Perumahan di Makassar

3. Bentrokan bubar setelah polisi datang

Ilustrasi polisiKOMPAS.com/Achmad Faizal Ilustrasi polisi

Polisi segera ke lokasi bentrokan untuk meredam suasanai. Tim gabungan Polsek Panakukang dan Polrestabes Makassar serta Patmor Polda Sulsel tiba di lokasi bentrokan pada pukul 23.30 Wita.

Usai membubarkan massa, polisi memerintahkan kedua belah pihak untuk melapor di Polsek Panakukang bila merasa dirugikan.

Hasilnya, setelah pemeriksaan terhadap YSH, pengemudi ojek online itu mengaku bahwa RN lah yang melanggar lampu merah.

Kala itu, YSH sedang buru-buru karena ingin melihat rekannya yang sedang mengalami kecelakaan lalu lintas tidak jauh dari lokasi tempat ia dan RN cekcok.

"Si pengemudi ojol ini mengaku bahwa si RN, melanggar lampu merah, si RN ini bilang kalau dia warga sini. Dia mengaku kalau dia dipukul oleh RN di bagian wajah," ujar dia.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi para pengemudi ojek online sempat mendatangi Kantor Polsek Panakukang ketika rekannya memilih melaporkan kejadian ini.

Baca juga: Alasan Oknum Anggota Polisi Tembak Seorang Warga hingga Tewas

4. Polisi amankan seorang pengemudi ojek online

ILUSTRASISHUTTERSTOCK ILUSTRASI

Polisi menangkap salah seorang pengemudi ojek online Grab yang terlibat bentrokan dengan warga di Perumahan Perumahan CP The Residence, Jalan Adhiyaksa Baru, Kecamatan Panakukang, Makassar, Minggu (16/6/2019) dini hari.

Pengendara yang berinisial BD (33) itu diamankan karena terbukti membawa senjata tajam berupa tombak saat bentrok dengan warga, Sabtu (15/6/2019).

"(Diamankan karena) membawa senjata tajam sejenis tombak. Itu sedang dilakukan pemeriksaan di Polsek Panakkukang," ungkap Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, Minggu.

Ananda mengatakan, tidak lama setelah bentrok, pihaknya memang kembali ke lokasi kejadian untuk mensterilkan keadaan.

Baca juga: 2 Hari Bentrok Antarwarga di Flores Timur, 1 Tewas dan 3 Luka-luka

Sumber: KOMPAS.com (Himawan)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rombongan Guru TK Kecelakaan, Biaya Pengobatan Ditanggung Jasa Raharja

Rombongan Guru TK Kecelakaan, Biaya Pengobatan Ditanggung Jasa Raharja

Regional
Hendak Edarkan Sabu, Sopir Mobil Lintas Provinsi Diamankan Polisi

Hendak Edarkan Sabu, Sopir Mobil Lintas Provinsi Diamankan Polisi

Regional
Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar Tuai Kecaman Warganet

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar Tuai Kecaman Warganet

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Regional
Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Regional
Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Regional
Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Regional
Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Regional
Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Regional
Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Regional
Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Regional
Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X