Hilang Selama 3 Bulan, Jenazah Pendaki Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Kompas.com - 22/05/2019, 21:10 WIB
Tim SAR gabungan berhasil menemukan 2 orang pendaki yang tersesat di Gunung Bawakaraeng,  Rabu (2/1/2019).Basarnas Makassar Tim SAR gabungan berhasil menemukan 2 orang pendaki yang tersesat di Gunung Bawakaraeng, Rabu (2/1/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Setelah mengilang selama tiga bulan, seorang pendaki bernama Galih Andika (20), ditemukan dengan kondisi tidak bernyawa di Gunung Bawakaraeng, Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (21/5/2019).

Galih yang merupakan salah satu mahasiswa sebuah perguruan tinggi, dilaporkan menghilang sejak Februari 2019. Galih ditemukan dalam keadaan tinggal tulang belulang di hulu tenggara sungai Gunung Bawakaraeng.

"Tim SAR gabungan sudah berhasil mengevakuasi Rabu dini hari tadi. Tim SAR berangkat dari posko Buluballea setelah menerima laporan warga yang menemukan tulang belulang itu," kata Humas Basarnas Kota Makassar Ade Hamsidar, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Satu Tahun Status Waspada Gunung Merapi, Begini Kondisinya Sekarang...


Ade mengatakan, pada Februari, Galih melakukan pendakian bersama dua rekannya. Namun, saat perjalanan, Galih dan kedua temannya tak sengaja berpisah. Kedua rekan Galih melaporkan hal itu ke petugas setempat. 

Jenazah Galih ditemukan oleh warga setempat di hulu tenggara sungai Gunung Bawakaraeng.

Di dekat jenazah Galih, ditemukan tas ransel beserta isinya yang masih dalam keadaan utuh, termasuk ponsel miliknya.

Selama dua jam tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi. Penemuan jenazah Galih di hulu sungai juga sejajar dengan pos 5 gunung Bawakaraeng tersebut.

"Pukul 00.30 dini hari, tim berhasil mengevakuasi tulang belulang korban dan diserahkan ke Puskesmas Malino," ujarnya.

Baca juga: Viral Video Ribuan Suku Baduy Turun Gunung Kepung Jakarta, Ini Klarifikasi Polisi dan Kades

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri Kalau Tidak ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri Kalau Tidak ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Jaksa Banding Atas Vonis 4 Tahun Terhadap Pelajar 17 Tahun Kasus 26 Kg Sabu

Jaksa Banding Atas Vonis 4 Tahun Terhadap Pelajar 17 Tahun Kasus 26 Kg Sabu

Regional
Jauh dari Rumah Sakit, Penderita Bibir Sumbing NTT Sulit Berobat

Jauh dari Rumah Sakit, Penderita Bibir Sumbing NTT Sulit Berobat

Regional
Kekeringan, Warga Rela Berjalan Bolak balik Menyedot Air dengan Mulut

Kekeringan, Warga Rela Berjalan Bolak balik Menyedot Air dengan Mulut

Regional
Di Daerah Ini, Pelajar Lebih Banyak Tertular HIV/AIDS dibanding PSK

Di Daerah Ini, Pelajar Lebih Banyak Tertular HIV/AIDS dibanding PSK

Regional
Gelar Mukernas di Banten, PPP Belum Agendakan Pilih Ketum Baru

Gelar Mukernas di Banten, PPP Belum Agendakan Pilih Ketum Baru

Regional
Setelah Dibuat Mabuk, Wanita Ini Diperkosa di Masjid

Setelah Dibuat Mabuk, Wanita Ini Diperkosa di Masjid

Regional
KPU Cianjur 2 Kali Disanksi DKPP, Begini Respons KIPP Jabar

KPU Cianjur 2 Kali Disanksi DKPP, Begini Respons KIPP Jabar

Regional
Close Ads X