KILAS DAERAH

Inovasi Pelayanan Publik Makassar Jadi Percontohan untuk Peserta PKN

Kompas.com - 16/05/2019, 18:20 WIB
Kota Makassar terpilih sebagai salah satu kota percontohan inovasi pelayanan publik bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IX karena inovasinya yang selalu terdepanDok. Humas Pemkot Makassar Kota Makassar terpilih sebagai salah satu kota percontohan inovasi pelayanan publik bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IX karena inovasinya yang selalu terdepan

MAKASSAR, KOMPAS.com - Lembaga Adminitrasi Negara (LAN) RI memboyong peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IX untuk bertemu dengan pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal S. Suheb di gedung Balai Kota Makassar, Kamis (16/5/2019).

Pertemuan tersebut dilakukan untuk melihat dan memperlajari inovasi pelayanan publik yang dimiliki Kota Makassar.

"Kami memilih Makassar karena Kota Makassar merupakan salah satu kota metropolitan terdepan dalam hal inovasi pelayanan publik kepada warganya," terang Kepala Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan (Puslatbang KMP) LAN RI Makassar Andi Taufik.


Salah satu agenda dari Puslatbang KMP LAN RI adalah mengembangkan kepemimpinan kewirausahaan (Entrepreneur Leadership) sebagai bagian dari kepemimpinan strategis.

"Inilah yang menjadi tujuan utama kami berkunjung ke Balai Kota Makassar, khususnya ke Wall Room dan Sombere Galeri," ujarnya.

Sementara itu, Iqbal dalam arahanannya di hadapan peserta PKN Tingkat ll Angkatan IX mengatakan, sebagai pejabat setingkat eselon II tentunya dituntut untuk siap memimpin di mana saja mereka ditempatkan.

"Kenapa itu dilakukan, agar setiap PNS mampu memahami semua permasalahan di masyarakat khususnya mengenai layanan publik," kata dia.

Dengan begitu, lanjut Iqbal, diperlukan perputaran tempat agar para pejabat eselon II mampu memahami semua persolan yang ada.

Sebagai informasi, PKN Tingkat II Angkatan IX dimulai sejak 8 Mei hingga 6 September 2019, diikuti 57 pejabat pimpinan tinggi pratama dari 23 kabupaten atau kota dan 5 kementerian atau lembaga.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X