Harga Tiket Pesawat Mahal, Pemudik di Makassar Pilih Naik Kapal

Kompas.com - 15/05/2019, 14:20 WIB
Antrean warga saat membeli tiket kapal laut di loket PT Pelni Cabang Makassar, Selasa (14/5/2019). Kompas.com/HIMAWAN Antrean warga saat membeli tiket kapal laut di loket PT Pelni Cabang Makassar, Selasa (14/5/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Harga tiket pesawat yang melonjak drastis akhir-akhir ini membuat warga yang hendak mudik Lebaran tahun ini memilih jalur kapal.

Tak terkecuali di Kota Makassar, tiket kapal laut yang dikeluarkan PT Pelni sejak bulan Ramadhan laris dan membuat beberapa warga harus mengantre demi bisa pulang ke kampung halaman.

Heny, salah satu calon pemudik mengatakan, ia pada Selasa (14/5/2019) lalu telah membeli tiket kapal laut agar tidak kehabisan sebelum hari raya Idul Fitri.

Ia berencana ingin mendapatkan tiket yang berangkat ke Bali pada 31 Mei, tetapi yang tersisa hanya yang berangkat pada 4 Juni.


"Mau mudik ke Surabaya beli tiga tiket untuk tiga orang. Langsung tiket pulang Bali. Rencana sih tanggal 31, tapi semua full, jadi yang kedapat tanggal empat. Harga tiketnya Rp 274.500. Kayaknya ada kenaikan sekitar Rp 10.000," kata Heny seusai membeli tiket di kantor PT Pelni Indonesia Cabang Makassar.

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Melambung, Pemudik Mengaku Stres

Heny mengatakan, bila dibanding harga tiket pesawat, tiket kapal jauh lebih murah. Hal ini membuatnya memilih mudik dengan kapal tahun ini.

Tahun ini, kata Heny, harga tiket pesawat sudah mencapai Rp 1,4 juta, berbeda dari tahun lalu yang hanya sekitar Rp 700.000.

Ia bersama dua keluarganya membeli tiket sejak awal karena takut tiket akan habis sebelum hari raya.

"Lebih awal karena takutnya nanti kalau mepet kan kehabisan. Sedangkan dari informasi, penumpang kapal laut membeludak tahun ini karena tiket pesawat mahal banget, jadi kayaknya sejak awal kita harus sudah beli," imbuhnya.

Sementara itu, Manajer PT Pelni Cabang Makassar Budi Wibowo mengatakan, pihaknya menambah armada untuk mengantisipasi jumlah pemudik melalui kapal pada mudik tahun ini.

Ada 14 armada kapal disediakan tahun ini yang akan bergerak ke semua wilayah utara, barat, timur, serta selatan Makassar.

"Kami tidak ada armada cadangan, namun PT Pelni Cabang Makassar menambah rute-rute yang berpotensi arus mudik dalam jumlah banyak seperti Bima, Baubau, Surabaya. Nah, kita tambah trek ekstra, yang mungkin selama ini hanya 1 kali kunjungan kita jadikan dua kali kunjungan," kata Budi, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Bandara Kualanamu Rugi Rp 2 Miliar per Bulan

Budi mengatakan, hingga saat ini tiket kapal masih tersedia. Namun ia mengimbau bagi warga yang ingin mudik saat hari raya Idul Fitri untuk segera membeli tiket kapal karena sejak tiga bulan terakhir, penjualannya meningkat drastis di Makassar.

"Maka, untuk angkutan arus mudik Lebaran 2019 ini kita sudah antisipasi untuk kesiapan tiket, dan kami sudah menginformasikan kepada seluruh warga yang akan menggunakan kapal Pelni sebagai sarana transportasi untuk membeli tiket jauh-jauh hari karena kapasitas kita terbatas," Budi menambahkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan Ditunjuk Jadi Duta Teh Indonesia

Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan Ditunjuk Jadi Duta Teh Indonesia

Regional
Soal OTT Wali Kota Medan, Gubernur Sumut Prihatin, Wakil Wali Kota Minta Maaf

Soal OTT Wali Kota Medan, Gubernur Sumut Prihatin, Wakil Wali Kota Minta Maaf

Regional
Warga Banyuwangi Antusias Sambut Kedatangan Puluhan Supercar

Warga Banyuwangi Antusias Sambut Kedatangan Puluhan Supercar

Regional
Makan Daging Sapi yang Sudah Mati Sehari, 60 Warga Masuk Rumah Sakit

Makan Daging Sapi yang Sudah Mati Sehari, 60 Warga Masuk Rumah Sakit

Regional
Korban Pemukulan Motivator Bertambah Jadi 10 Siswa, Alami Lebam hingga Luka di Bibir

Korban Pemukulan Motivator Bertambah Jadi 10 Siswa, Alami Lebam hingga Luka di Bibir

Regional
Garuda dan Air Asia Mulai Penerbangan Internasional di YIA pada April 2020

Garuda dan Air Asia Mulai Penerbangan Internasional di YIA pada April 2020

Regional
Fakta Jelang Pelantikan Presiden, Keamanan Rumah Jokowi Berlapis hingga Patroli di Sekolah

Fakta Jelang Pelantikan Presiden, Keamanan Rumah Jokowi Berlapis hingga Patroli di Sekolah

Regional
Jaring Investor, Pemdaprov Jabar Dahulukan Kerja Sama dengan BUMD

Jaring Investor, Pemdaprov Jabar Dahulukan Kerja Sama dengan BUMD

Regional
PKB Minta Jokowi-Ma'ruf Amin Tak Terburu-buru Tentukan Menteri

PKB Minta Jokowi-Ma'ruf Amin Tak Terburu-buru Tentukan Menteri

Regional
Aktivitas Reklamasi Semakin 'Menggila', Ketua DPRD Batam Berang

Aktivitas Reklamasi Semakin "Menggila", Ketua DPRD Batam Berang

Regional
Duduk Perkara Pemukulan 8 Siswa oleh Motivator karena Tertawa

Duduk Perkara Pemukulan 8 Siswa oleh Motivator karena Tertawa

Regional
Sunan Kuning Tutup, Pekerja di Lokalisasi Depresi, Masuk RSJ

Sunan Kuning Tutup, Pekerja di Lokalisasi Depresi, Masuk RSJ

Regional
Hasto Sebut Menteri dari PDI-P Paling Banyak di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Hasto Sebut Menteri dari PDI-P Paling Banyak di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Mengaku Pernah Kerja di RSCM, Dokter Gadungan Ditangkap Polisi

Mengaku Pernah Kerja di RSCM, Dokter Gadungan Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Motivator Tampar 8 Siswa Saat Seminar

Kronologi Motivator Tampar 8 Siswa Saat Seminar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X