Andi Arsyil, Pemeran "Tukang Bubur Naik Haji" Gagal ke Senayan

Kompas.com - 14/05/2019, 22:01 WIB
Artis peran Andi Arsyil usai menjadi bintang tamu di sebuah acara televisi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2017).KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran Andi Arsyil usai menjadi bintang tamu di sebuah acara televisi di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2017).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Menjadi satu-satunya calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari kalangan selebriti tak membuat Andi Arsyil Rahman berhasil meraih kursi di Senayan.

Artis yang tenar karena sinetron "Tukang Bubur Naik Haji" ini gagal lantaran perolehan suaranya tak mencukupi untuk duduk di kursi DPR RI.

Andi Arsyil maju melalui Partai Perindo di Daerah Pemilihan (Dapil) II Sulawesi Selatan yang meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Maros, Bone, Soppeng, Wajo, Pangkep, Parepare, dan Barru.

Dapil ini disebut-sebut sebagai dapil "neraka" di Sulawesi Selatan karena diisi caleg yang merupakan politisi senior. Sebut saja Syahrul Yasin Limpo, Akbar Faizal, Abdul Adziz Qahar Muzakkar, hingga Ketua Tim TKD Sulsel Syamsul Bachri.


Baca juga: Gelembungkan Suara Caleg Gerindra di Bengkulu, 3 Anggota PPK Ditangkap Polisi

Dari hasil rekapitulasi yang dilakukan di tingkat PPK beberapa waktu lalu, sudah ada sembilan nama caleg yang dipastikan bakal duduk di kursi Senayan.

Namun Andi Arsyil yang juga pernah bermain di film "Ketika Cinta Bertasbih" itu tidak masuk ke sembilan caleg itu.

Dari situng sementara KPU yang masuk, partai Perindo hanya mengumpulkan suara sebanyak 21.336.

Sembilan nama caleg yang lolos itu antara lain dua caleg dari Partai Golkar dan satu caleg masing-masing dari Partai Nasdem, PKB, Gerindra, PDI-P, PAN, PKS, dan PPP.

Partai Perindo sebagaiamana enam parpol lainnya gagal mengirimkan satu pun perwakilannya di DPR RI periode 2019-2024.

Selain itu, tokoh politik senior seperti Akbar Faizal, Syahrul Yasin Limpo, Syamsul Bachri secara mengejutkan juga dikalahkan oleh calon anggota legislatif seperti Andi Rio Padjalangi dari Partai Golkar yang meraih suara tertinggi sebesar 71.433.

Sementara ketiga tokoh tadi mendapatkan suara tidak lebih dari 34.479 suara, batas akhir suara caleg PKB Andi Muawiyah Ramli di dapil II yang lolos ke Senayan.

Baca juga: Lima Istri Kepala Daerah di Sumbar Gagal Lolos Caleg

 

Sementara itu, di Dapil III Sulsel yang meliputi Sidrap, Enrekang, Palopo, Toraja Utara, Tana Toraja, Luwu Timur, Luwu Utara, Pinrang, dan Kabupaten Luwu, tak ada satu pun petahana yang lolos.

Mantan Bupati Sidrap yang juga ketua DPD Partai Nasdem Sulsel, Rusdi Masse dipastikan lolos dengan meraih suara tertinggi sebanyak 119.000 lebih suara.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X