KILAS DAERAH

Sekretaris Kota Ansar Jabat Plh Wali Kota Makassar

Kompas.com - 09/05/2019, 08:09 WIB
Jabatan Mohammad Ramdhan ?Danny? Pomanto sebagai Wali Kota Makassar berakhir 8 Mei 2019. Jabatan Wali Kota Makassar untuk sementara dipegang oleh Sekretaris Kota Makassar Muhammad Ansar KOMPAS.com / Hendra CiptoJabatan Mohammad Ramdhan ?Danny? Pomanto sebagai Wali Kota Makassar berakhir 8 Mei 2019. Jabatan Wali Kota Makassar untuk sementara dipegang oleh Sekretaris Kota Makassar Muhammad Ansar


MAKASSAR, KOMPAS.com
– Masa jabatan Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sebagai Wali Kota Makassar berakhir Kamis (8/5/2019). Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar Muhammad Ansar menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Makassar hingga Seniin pekan depan.

Ansar ditunjuk sebagai Plh untuk melanjutkan jalannya pemerintahan sebelum Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar dilantik secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. Statusnya sebagai Plh akan diemban selama empat hari, sampai Pj Wali Kota dilantik.

“Saya sudah mendapatkan SK dari Pak Gubernur sampai Pj Wali Kota dilantik. Hampir dipastikan hari Senin (12/5/2019) (pelantikan),” kata Ansar saat ditemui di Kawasan Kuliner Kanre Rong Karebosi, Rabu (8/5/2019).

Mantan Kepala Dinas PU Kota Makassar itu bakal bertugas agar roda birokrasi tetap berjalan. Pasalnya, tanggung jawabnya pun terbatas. Tidak sama dengan status Pejabat Wali Kota.

“Plh itu punya keterbatasan. Misalnya satu tidak bisa menandatangi masalah keuangan. Tidak bisa melakukan pelantikan. Tugasnya sebagai Plh, hanya sebatas pada tanggung jawab administrasi. Meski begitu, ia tetap akan berusaha menjaga stabilitas pemerintahan,” ujarnya.

Sebagai pembina Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Makassar, Ansar pun mengimbau seluruh pegawai melaksanakan tugasnya sesuai ketentuan.

“Kalau masing-masing PNS melaksanakan tugasnya dengan benar tidak ada masalah, tapi saya akan tetap lakukan pengawasan dibantu masing-masing kepala SKPD,” tambahnya.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Rapid Test di Banten, 34 Orang Terpapar Virus

Hasil Rapid Test di Banten, 34 Orang Terpapar Virus

Regional
UPDATE: Covid-19 di Kaltim, Positif 20, Meninggal 1, PDP 175 dan ODP 3.224 Orang

UPDATE: Covid-19 di Kaltim, Positif 20, Meninggal 1, PDP 175 dan ODP 3.224 Orang

Regional
Seorang Lagi Sembuh dari Covid-19 di Jatim, Usianya 60 Tahun

Seorang Lagi Sembuh dari Covid-19 di Jatim, Usianya 60 Tahun

Regional
Dinyatakan Sembuh, 4 Pasien Covid-19 di RSWN Semarang Diperbolehkan Pulang

Dinyatakan Sembuh, 4 Pasien Covid-19 di RSWN Semarang Diperbolehkan Pulang

Regional
Hasil Rapid Test Pertama Kota Sukabumi Negatif, Akan Ditambah 2.000 Alat

Hasil Rapid Test Pertama Kota Sukabumi Negatif, Akan Ditambah 2.000 Alat

Regional
Gubernur Sulut Geser Anggaran Pilkada untuk Penanganan Covid-19

Gubernur Sulut Geser Anggaran Pilkada untuk Penanganan Covid-19

Regional
Pulang ke Ambon, 16 Calon Perwira Polisi Dikarantina

Pulang ke Ambon, 16 Calon Perwira Polisi Dikarantina

Regional
Massa Tolak Pemakaman 2 Jenazah PDP Corona, Pj Wali Kota Makassar Mengaku Terlambat Dapat Info

Massa Tolak Pemakaman 2 Jenazah PDP Corona, Pj Wali Kota Makassar Mengaku Terlambat Dapat Info

Regional
Akibat Corona, KA Anjasmoro Relasi Jombang-Jakarta Tak Beroperasi Mulai 1 April

Akibat Corona, KA Anjasmoro Relasi Jombang-Jakarta Tak Beroperasi Mulai 1 April

Regional
Data Terbaru, Pasien Positif Corona di Sumut Jadi 26 Orang

Data Terbaru, Pasien Positif Corona di Sumut Jadi 26 Orang

Regional
PKB Bentuk Gugus Tugas Covid-19 untuk Antisipasi Dampak Ekonomi

PKB Bentuk Gugus Tugas Covid-19 untuk Antisipasi Dampak Ekonomi

Regional
Pembatasan Sosial Berskala Besar, Surabaya akan Batasi Operasional Mal dan Kafe

Pembatasan Sosial Berskala Besar, Surabaya akan Batasi Operasional Mal dan Kafe

Regional
Kondisi Suami Istri Positif Covid-19 di NTB Semakin Membaik

Kondisi Suami Istri Positif Covid-19 di NTB Semakin Membaik

Regional
Pemkot Surabaya Godok Aturan Pembatasan Sosial Skala Besar untuk Cegah Covid-19

Pemkot Surabaya Godok Aturan Pembatasan Sosial Skala Besar untuk Cegah Covid-19

Regional
1 Warga Positif Corona, 5 Kecamatan di Garut Diawasi dan Pasar Ditutup 3 Hari

1 Warga Positif Corona, 5 Kecamatan di Garut Diawasi dan Pasar Ditutup 3 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X