Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Kakak Beradik di Makassar

Kompas.com - 18/12/2018, 16:04 WIB
Ilustrasi Densus 88PERSDA NETWORK/BINA HARNANSA Ilustrasi Densus 88

MAKASSAR, KOMPAS.com – Mencegah aksi teror terjadi di perayaan Natal dan malam pergantian tahun di Kota Makassar, Tim Densus 88 Anti Teror (AT) Mabes Polri dibantu Polda Sulsul menangkap kakak beradik yang terlibat dalam salah satu jaringan teroris.

Menurut informasi, Tim Densus 88 AT menangkap jaringan teroris di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar sejak Agustus 2018 lalu.

Dari penangkapan itu, polisi menangkap tiga pria terduga teroris masing-masing RI atau AK, AS dan MU. Ketiganya ditangkap di tiga tempat berbeda di Sulawesi Selatan.

Dari situ, polisi kemudian mengembangkan dan melakukan penangkapan di Perumahan Yayasan Gubernur Jalan Paccerakang, Daya, Kota Makassar, sejak 14 Desember lalu sekitar pukul 11.20 Wita.


Dalam penangkapan ini, Tim Densus 88 AT dibantu tim dari Polda Sulsel menangkap dua orang kakak beradik masing-masing berinisial AA (34) dan IA (28), warga Jalan Manuruki, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Yogyakarta

Selanjutnya, Densus kembali menangkap seorang pria berinisial ML yang juga merupakan aktivis organisasi Islam yang turut sebagai penggerak massa 212. ML ditangkap pada 16 Desember 2018 lalu.

Kepala Polda Sulsel Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Umar Septono yang dikonfirmasi, Selasa (18/12/2018), membenarkan Tim Densus 88 AT menangkap beberapa orang yang diduga terlibat dalam jaringan teroris di wilayah kerjanya.

“Tim Densus 88 AT yang melakukan penangkapan, Polda Sulsel hanya membantu mengamankan situasi di sekitar lokasi penangkapan. Polda Sulsel juga hanya memfasilitasi dan menyediakan tempat untuk mengamankan terduga teroris yang telah ditangkap,” katanya.

Baca juga: Densus 88 Amankan 1 Tas Ransel dan Bukti Transfer dari Terduga Teroris di Sleman

Umar juga mengaku, beberapa orang yang ditangkap dalam jaringan teroris di Sulsel masih diamankan di Markas Polda Sulsel.

“Untuk kakak beradik yang ditangkap, keduanya menyediakan tempat di rumahnya untuk dilakukan pertemuan dalam rangka perencanaan aksi teror,” bebernya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Forum Komunikasi SMK Sepakat dengan Ridwan Kamil Evaluasi Sistem Pendidikan

Regional
Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Pengamat: Pejabat Daerah Tidak Perlu ke Luar Negeri kalau Tidak Ada Manfaat

Regional
PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

PPP Buka Peluang Ketua Umum Diisi dari Luar Partai

Regional
6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

6 Hari Tak Sadarkan Diri, WJ Korban Penganiayaan Siswa SMA Taruna Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Kebakaran Lahan di Pekanbaru Meluas, Pemadaman Sulit Dilakukan

Regional
Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Kata Warga Puncak Bogor soal Suhu yang Semakin Dingin, Lidah Terasa Pahit hingga Penjualan Sayur Menurun

Regional
Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Selain Lumpuhkan Jalan, Longsor di Agam Hancurkan Ladang dan Irigasi Warga

Regional
Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Labrak Kepala Dinas Karena Tak Digaji, TKS Ini Ditangkap Polisi

Regional
Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Belum Beroperasi, Masjid Ikon Wisata Halal di Padang Terancam Abrasi

Regional
Jaksa Banding Atas Vonis 4 Tahun Terhadap Pelajar 17 Tahun Kasus 26 Kg Sabu

Jaksa Banding Atas Vonis 4 Tahun Terhadap Pelajar 17 Tahun Kasus 26 Kg Sabu

Regional
Jauh dari Rumah Sakit, Penderita Bibir Sumbing NTT Sulit Berobat

Jauh dari Rumah Sakit, Penderita Bibir Sumbing NTT Sulit Berobat

Regional
Kekeringan, Warga Rela Berjalan Bolak balik Menyedot Air dengan Mulut

Kekeringan, Warga Rela Berjalan Bolak balik Menyedot Air dengan Mulut

Regional
Di Daerah Ini, Pelajar Lebih Banyak Tertular HIV/AIDS dibanding PSK

Di Daerah Ini, Pelajar Lebih Banyak Tertular HIV/AIDS dibanding PSK

Regional
Gelar Mukernas di Banten, PPP Belum Agendakan Pilih Ketum Baru

Gelar Mukernas di Banten, PPP Belum Agendakan Pilih Ketum Baru

Regional
Setelah Dibuat Mabuk, Wanita Ini Diperkosa di Masjid

Setelah Dibuat Mabuk, Wanita Ini Diperkosa di Masjid

Regional
Close Ads X