Petugas Bandara Gagalkan Pengiriman Narkoba Dari Makassar ke Gorontalo

Kompas.com - 11/06/2018, 16:41 WIB
Ilustrasi sabu. SHUTTERSTOCKIlustrasi sabu.

MAKASSAR, KOMPAS.com – Petugas pengamanan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar kembali menggagalkan pengiriman narkoba dari Makassar ke Gorontalo menggunakan pesawat Lion Air, Senin (11/6/2018).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Dicky Sondani dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan, narkoba yang hendak diseludupkan dari Makassar ke Gorontalo terdeteksi oleh alat X-Ray Cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

“Saat petugas PT JNE memasukkan kargo Lion Air sebanyak 6 coli tujuan Gorontalo. Pada paket kiriman itu, tertera keterangan, dokumen paket, pakaian, makanan, mainan dan aksesoris. Namun saat melalui alat X-Ray, terdeteksi barang yang mencurigakan,” katanya.

Setelah tanda peringatan X-Ray berbunyi, lanjut Dicky, petugas keamanan kargo bandara langsung melakukan pemeriksaan secara manual terhadap 6 coli paket kiriman tersebut.

Baca juga: Hendak Jenguk Tahanan Narkoba, Seorang Ibu Rumah Tangga Kedapatan Bawa Sabu dan Ekstasi

 

Setelah dibuka, ditemukan 1 pasang sepatu yang di dalamnya ditemukan 2 paket berisi narkoba jenis sabu.

“Dengan ditemukannya narkoba itu, petugas bandara kemudian melaporkannya ke aparat Polsek Bandara Sultan Hasanuddin,” bebernya.

Dicky menegaskan, kasus pengiriman narkoba dari Makassar ke Gorontalo ini sementara dilakukan penyelidikan oleh Polres Maros dibantu Polda Sulsel. Dimana, polisi sedang melacak pengirim dan penerima paket sabu tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Ditabrak dari Belakang, Truk Saya Sampai Terbalik'

"Saya Ditabrak dari Belakang, Truk Saya Sampai Terbalik"

Regional
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Aliran Kali di Dua Desa

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Aliran Kali di Dua Desa

Regional
Sambut HUT Ke-75 RI,  Warga di Bandung Lukis Mural di Jalan Setapak Sepanjang 140 Meter

Sambut HUT Ke-75 RI, Warga di Bandung Lukis Mural di Jalan Setapak Sepanjang 140 Meter

Regional
Cerita Perawat Rawat Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Pernah Pingsan karena Terlalu Lama Kenakan APD

Cerita Perawat Rawat Pasien Covid-19 di Ruang Isolasi, Pernah Pingsan karena Terlalu Lama Kenakan APD

Regional
Cagar Alam Habitat Satwa Komodo Terbakar, Pemadaman Masih Dilakukan

Cagar Alam Habitat Satwa Komodo Terbakar, Pemadaman Masih Dilakukan

Regional
Merasa Jambi Lebih Panas Beberapa Pekan Belakangan? Ini Penjelasan BMKG

Merasa Jambi Lebih Panas Beberapa Pekan Belakangan? Ini Penjelasan BMKG

Regional
Covid-19 di Banyumas Belum Terkendali, Masyarakat Dilarang Gelar Lomba 17-an

Covid-19 di Banyumas Belum Terkendali, Masyarakat Dilarang Gelar Lomba 17-an

Regional
Pintu Kelenteng Kwan Sing Bio Ditutup, Puluhan Umat Sembahyang di Trotoar

Pintu Kelenteng Kwan Sing Bio Ditutup, Puluhan Umat Sembahyang di Trotoar

Regional
Pengakuan Evitasari, PKL yang Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel

Pengakuan Evitasari, PKL yang Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel

Regional
Ida Harus Relakan Sawahnya yang Produktif untuk Pembangunan Tol Yogya-Solo

Ida Harus Relakan Sawahnya yang Produktif untuk Pembangunan Tol Yogya-Solo

Regional
Saksi Sidang Cerai Dipukul Saat Tunggu Persidangan, Pelakunya Mengaku Sakit Hati

Saksi Sidang Cerai Dipukul Saat Tunggu Persidangan, Pelakunya Mengaku Sakit Hati

Regional
Kepsek Meninggal karena Covid-19, 2 Anak dan Seorang Menantunya Tertular

Kepsek Meninggal karena Covid-19, 2 Anak dan Seorang Menantunya Tertular

Regional
Berdalih Temani Tidur, Pria di Semarang Justru Cabuli Anak Tiri

Berdalih Temani Tidur, Pria di Semarang Justru Cabuli Anak Tiri

Regional
Tengah Memancing, Pria Ini Hilang Tergulung Ombak di Hadapan Anak Istri

Tengah Memancing, Pria Ini Hilang Tergulung Ombak di Hadapan Anak Istri

Regional
Tamatan SMA Tipu Profesor PTN di Jambi dari Dalam Lapas, Korban Rugi Rp 183 Juta

Tamatan SMA Tipu Profesor PTN di Jambi dari Dalam Lapas, Korban Rugi Rp 183 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X