Beredar, Video Imigran Diseret Petugas Imigrasi di Makassar

Kompas.com - 21/02/2018, 20:16 WIB
Ilustrasi CCTV ShutterstockIlustrasi CCTV

MAKASSAR, KOMPAS.com - Video sejumlah warga imigran yang diseret saat menjalani penahanan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di Makassar beredar dan ramai diperbincangkan di media sosial. 

Dari video rekaman CCTV yang terpasang Rudenim itu, sejumlah warga imigran terlihat diamankan dan diseret oleh puluhan petugas Rudenim.

Penyiksaan warga imigran dibantah oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Ka Kanwil KemenkumHAM) Sahabuddin Kilkoda.

(Baca juga : Kisahnya Viral, Bocah yang Merawat Sang Ibu Seorang Diri Kini Bahagia... )


Menurut Sahabuddin, tidak ada penyiksaan terhadap warga imigran. Dia mengaku telah melihat rekaman CCTV Rudenim yang beredar di media sosial.

Sahabuddin mengatakan, petugas Rudenim itu hanya berupaya mengamankan 4 orang imigran yang melakukan perlawanan.

"Tidak ada itu penyiksaan warga imigran, hanya ada 4 orang yang terus melawan dan tidak mau diatur. 4 orang itu hanya diamankan, karena nyelonong saja keluar masuk seenaknya," ungkap Sahabuddin.

(Baca juga : Merasa Terkekang, Imigran dari Berbagai Negara Demo di Makassar )

Dia menjelaskan, pihak Kemenkumham memperketat peraturan yang ada. Warga imigran hanya boleh keluar dari tempat penampungan mulai pukul 08.00 sampai pukul 22.00 Wita.

"Namun kenyataannya, banyak yang melanggar. Seenaknya saja mereka, bahkan ada yang tidak pulang ke tempat penampungannya. Kami menghindari saja hal-hal yang tak diinginkan terjadi kepada warga imigran selama tinggal sementara di Indonesia," katanya.

Sahabuddin mengungkapkan, selama ini sejumlah imigran yang tinggal di Makassar kedapatan keluyuran dan berpacaran dengan pribumi.

"Biasa warga imigran pria keluyuran pacaran-pacaran sama wanita di Makassar. Takutnya, warga imigran ini mendapat masalah belakangan hari. Ataukah wanita yang dipacari warga imigran ini mendapat masalah. Lagian juga, warga imigran tidak diperbolehkan pacaran apalagi menikah selama pengungsiannya di Indonesia," ungkapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rombongan Guru TK Kecelakaan, Biaya Pengobatan Ditanggung Jasa Raharja

Rombongan Guru TK Kecelakaan, Biaya Pengobatan Ditanggung Jasa Raharja

Regional
Hendak Edarkan Sabu, Sopir Mobil Lintas Provinsi Diamankan Polisi

Hendak Edarkan Sabu, Sopir Mobil Lintas Provinsi Diamankan Polisi

Regional
Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar Tuai Kecaman Warganet

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar Tuai Kecaman Warganet

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Regional
Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Regional
Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Regional
Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Regional
Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Regional
Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Regional
Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Regional
Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Regional
Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X