Salin Artikel

Kebakaran Hanguskan Empat Rumah di Makassar, Korban: Bersyukur Cuma Rumah Saya

Dari peristiwa itu, 32 jiwa yang masuk dalam tujuh kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal bersama harta bendanya.

Salah satu korban kebakaran, Haeruddin mengungkapkan rasa syukur lantaran amukan si jago merah tidak merambat ke permukiman penduduk lainnya.

"Sudah dua kali ini terbakar, tahun 80-an juga pernah terbakar dan habis semua di sini. Tapi sekarang saya bersyukur karena ini (kebakaran) cuma rumah saya," jelas pria berusia 59 tahun saat ditemui awak media, Senin malam.

Haeruddin yang juga merupakan marbot masjid itu sempat memanjatkan doa agar kebakaran tidak merembet ke rumah-rumah lainnya.

"Karena saya memang minta doa, ya Allah jangan bakar rumahnya tetanggaku, cukup rumahku, cukup saya kasian yang menjadi korban, tidak apa-apa," ucapnya.

Haeruddin mengaku bahwa untuk sementara dirinya bersama sanak keluarganya tinggal di kediaman pemerintah setempat.

"Sementara saya tinggal di rumah pak RT, barang-barang habis. Sudah tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan, ini saja baju dari pak RT yang kasih, barang sudah tidak ada yang tersisa," tandasnya.

Sementara, Lurah Balla Parang Ryan Tarukallo mengatakan, kuat dugaan kebakaran dikarenakan hubungan pendek arus listrik.

"Penyebabnya, kami belum bisa mengambil kesimpulan, tapi menurut informasi, ada arus pendek listrik," bebernya.

Kata Ryan ada 37 jiwa yang kehilangan tempat tinggal dari peristiwa kebakaran itu. Kata dia, pemerintah sekarang sudah mendirikan posko bantuan untuk para warga yang terdampak.

"Saat ini warga kami sudah dievakuasi ke rumah warga yang ada di sekitar lokasi kejadian. Saat ini juga kami telah membuka posko untuk penyaluran bantuan-bantuan, baik itu dari instansi pemerintah yang terkait," jelasnya.

Untuk saat ini, warga yang terdampak kebakaran sangat membutuhkan perlengkapan bayi dan juga pakaian.

"Kebutuhan pokoknya itu, karena korbannya ada anak-anak kecil, jadi kita butuh perlengkapan-perlengkapan bayi dan juga pakaian. Ada 7 kepala keluarga yang terdampak, kalau jiwa 32 termasuk anak-anak, lansia ada satu orang," tandasnya.

Sebelumnya, sedikitnya empat rumah hangus terbakar di kawasan padat penduduk di Jalan Balla Parang, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Senin (19/6/2023) siang.

Danton 5 Damkar Makassar Sudirman mengatakan, pihaknya mengerahkan armada 7 unit hingga sebanyak 40 orang petugas Damkar Makassar untuk memadamkan api.

"Jadi kami terima informasi pukul 15.00, dan kami tiba pukul 15.10, dan kami kerahkan armada 7 unit dengan kekuatan personel 40 orang," jelasnya kepada awak media di lokasi.

Kata Sudirman, objek yang terbakar ada 4 unit rumah milik warga. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

"Yang terbakar rumah penduduk empat dihuni enam kepala keluarga (KK)," ucapnya.

Sudirman mengaku sempat mendapatkan kesulitan saat hendak memadamkan api. Petugas terkendala dengan jalur akses jalan yang dipadati kendaraan yang terparkir.

"Tadi itu aksesnya, kami kewalahan karena banyak kendaraan yang parkir, jadi itulah yang membuat kami kewalahan. Proses pemadaman sekitar setengah jam, api baru bisa di padamkan," tandasnya.

https://makassar.kompas.com/read/2023/06/20/140627578/kebakaran-hanguskan-empat-rumah-di-makassar-korban-bersyukur-cuma-rumah

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke